Cengkepala

Pemerintah Kota Ambon Integrasikan Program Lingkungan dalam Safari Ramadan: Wawali Toisutta Dorong Ambon Bersih

Ambon, CENGKEPALA.COM – Dalam upaya mewujudkan tata kelola kota yang lebih baik dan berkelanjutan, Pemerintah Kota Ambon memanfaatkan momentum Safari Ramadan 1447 H/2026 M untuk mengintegrasikan program-program prioritasnya.

Pembukaan resmi Safari Ramadan oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, di Masjid Al-Taubah, Waihaong, pada Selasa (24/2/2026), tidak hanya menandai dimulainya kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai platform sosialisasi dan mobilisasi dukungan terhadap kebijakan publik, khususnya program “Ambon Bersih”.

Dalam sambutan yang disampaikan, Wakil Wali Kota Toisutta tidak hanya menggarisbawahi makna spiritual Ramadan sebagai bulan pendidikan karakter, tetapi juga secara strategis menghubungkannya dengan visi pembangunan Kota Ambon yang harmonis, sejahtera, dan religius. Ia secara eksplisit mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon.

Sorotan utama diberikan pada program “Ambon Bersih”. Toisutta menjelaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan: pemerintah, swasta, dan yang terpenting, masyarakat. Ini menunjukkan pendekatan multi-stakeholder yang diusung oleh pemerintah kota dalam menangani isu lingkungan.

Secara khusus, Toisutta menyoroti persoalan sampah di bantaran kali, sebuah isu kronis di banyak kota pesisir. Penekanan pada kawasan Waihaong yang berdekatan dengan sungai, serta imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai, mencerminkan pemahaman pemerintah terhadap titik-titik krusial penumpukan sampah dan dampaknya terhadap pencemaran laut.

Pemasangan jaring pengaman di aliran kali oleh Pemerintah Kota Ambon merupakan bukti konkret tindakan kebijakan. Namun, jumlah sampah yang tertahan di jaring tersebut mengindikasikan bahwa intervensi infrastruktur harus dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat. “Kita adalah produk dari lingkungan kita. Jika lingkungan kita bersih, maka itu mencerminkan perilaku warganya yang bersih,” tegas Toisutta, menekankan bahwa kebijakan harus didukung oleh kesadaran kolektif.

Integrasi program lingkungan dalam kegiatan keagamaan seperti Safari Ramadan ini adalah langkah cerdas dari Pemerintah Kota Ambon. Hal ini memungkinkan pesan-pesan kebijakan disampaikan kepada audiens yang luas dan dalam suasana yang kondusif, berpotensi menghasilkan dampak yang lebih besar dalam upaya mewujudkan Ambon yang bersih sebagai cerminan masyarakat yang peduli dan beriman.

“Kita adalah produk dari lingkungan kita. Jika lingkungan kita bersih, maka itu mencerminkan perilaku warganya yang bersih. Untuk itu mari bersama-sama kita wujudkan Ambon yang bersih sebagai cerminan keluarga yang beriman,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Ambon secara resmi membuka kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah 2026 Masehi dan kembali mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam di Kota Ambon.

Usai menyampaikan sambutan, Toisutta bersama Ketua DWP, perwakilan Forkopimda serta stakeholder lainnya, bergantian membagikan 8 paket sembako kepada masyarakat yang berhak untuk menerimanya.(CP-02)

Views: 3