Cengkepala

Rutan Ambon Musnahkan HP Sitaan, Efek Hari Bhakti Kemenimipas Dongkrak Kesadaran Warga Binaan

Ambon, CENGKEPALA.COM  – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Ambon memusnahkan puluhan handphone hasil razia rutin pada Rabu (19/11/2025). Momen menarik terjadi ketika 128 handphone justru diserahkan sukarela oleh warga binaan setelah menyaksikan pemutaran video dari Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Menimipas)  pada peringatan Hari Bhakti Kemenimipas yang ke 1 beberapa waktu lalu.

“Pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan,” ujar Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Yudhy Rizaldy. Sebanyak 33 unit handphone hasil sitaan dimusnahkan dalam kegiatan tersebut.

Yudhy menjelaskan, momentum Hari Bhakti Kemenimipas memberikan dampak positif bagi kesadaran warga binaan. “Setelah pemutaran video arahan Bapak Menteri, banyak warga binaan yang tergerak untuk menyerahkan handphone mereka secara sukarela,” ungkapnya.

Sebagai apresiasi, pihak Rutan mengembalikan 128 handphone yang diserahkan sukarela kepada keluarga masing-masing warga binaan. “Ini adalah bentuk penghargaan atas itikad baik mereka. Kami berharap, kesadaran ini terus meningkat,” imbuh Yudhy.

Pemusnahan difokuskan pada handphone hasil sitaan, karena dinilai berpotensi disalahgunakan untuk kegiatan ilegal di dalam Rutan.

Razia dan Tes Urine Tetap Jadi Prioritas

Meskipun kesadaran warga binaan meningkat, Rutan Kelas IIA Ambon tetap mengintensifkan razia rutin dan tes urine acak. Razia rutin digelar minimal dua kali seminggu, sedangkan tes urine dilakukan secara acak terhadap warga binaan yang dicurigai.

“Kami memiliki 435 alat tes urine. Dalam pelaksanaannya, kami selalu berkoordinasi dengan tenaga kesehatan,” jelas Yudhy.

Overkapasitas Masih Menjadi PR

Menurutnya , Rutan Kelas IIA Ambon saat ini dihuni oleh 297 orang, jauh melebihi kapasitas ideal yang hanya 150 orang. Dengan rincian :

Napi

: 136 Orang

Tahanan

: 160 Orang

Titipan

: 1 Orang

Untuk rincian Blok Hunian Di Dalam Rutan antara lain :

1. Blok A: 25 Orang

2. Blok B: 75 Orang

3. Blok C 89 Orang

4. Blok D: 67 Orang

5. Blok E: 25 Orang

6. Klinik: 2 Orang

7. Dapur 11 Orang

8. Straffsel: 3 Orang

Kondisi overkapasitas menjadi tantangan tersendiri bagi pihak Rutan.

“Kami berharap ada solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah overkapasitas ini. Dengan kondisi ideal, kami dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada seluruh warga binaan,” pungkas Yudhy.(CP-01)

Views: 3