Pemkot Ambon Gelar Rakor Evaluasi, Kapolresta Papar Perkembangan Keamanan di Tahun 2025 Serta Kesiapan Pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru
Ambon, CENGKEPALA.COM – Pemerintah Kota Ambon menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan Evaluasi Akhir Tahun 2025 di Aula MCM pada Rabu (17/12/25). Acara ini dihadiri oleh Forkopimda Kota Ambon bersama Forkopimcam, para Lurah/Kepala Desa/Raja, Ketua Saniri/BPD, Babinsa/Bhabinkamtibmas, serta Ketua RT/RW se-Kota Ambon.
Pada kesempatan tersebut, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K., menyampaikan perkembangan program kerja dan penanganan keamanan tahun 2025. Menurutnya, beberapa jenis kasus menunjukkan tren beragam: kasus konvensional meningkat dua poin, sementara kasus tertentu seperti kekerasan turun 11 poin. Namun, gangguan terhadap orang dan barang serta insiden terkait bencana alam menunjukkan kenaikan.
“Era sekarang adalah era kolaborasi. Kami tidak bisa berdiri sendiri dan sangat berharap dukungan dari semua pihak,” ujarnya, menambahkan bahwa pihak kepolisian telah banyak mendapat bantuan dari Walikota, Dandim, Kajari, Pengadilan, dan seluruh komponen masyarakat.
Kapolresta juga menyebutkan tiga kejadian menonjol selama menjabat, yang menyerap banyak energi dan waktu.
Dalam hal pelayanan masyarakat, ia menjelaskan program Quick Response dari Kapolda yang mengharuskan petugas tiba di lokasi maksimal 10 menit setelah menerima laporan. “Kami siap dikoreksi jika terlambat karena ini adalah target yang harus ditepati,” katanya.
Selain itu, patroli dilakukan secara berkelanjutan, bahkan mendapat dukungan dari Polda dengan cakupan hampir 24 jam pada hari-hari tertentu, meskipun masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana.
Kemudian untuk persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru 2025-2026 Lanjut Kapolresta , pihak kepolisian melibatkan 270 personel dengan dukungan dari TNI, Satpol PP, Damkar, dan Dishub. Rencananya akan dibentuk 1 pos terpadu, 6 pos pelayanan, dan 11 pos pengamanan yang akan diisi bersama oleh berbagai komponen. Proses pembangunan pos permanen juga sedang berjalan.
“Ancaman utama saat ini adalah cyber hoax dan provokasi yang sangat meningkat. Kami mohon seluruh pihak berperan aktif dalam meningkatkan wawasan terkait penggunaan media sosial secara bertanggung jawab,” tegasnya. Ia juga menyampaikan bahwa selama hampir dua minggu terakhir, banyak laporan terkait pemuda yang nongkrong dan mengkonsumsi minuman keras, yang segera ditindaklanjuti dengan himbauan dan identifikasi.
“Jangan sungkan untuk melaporkan setiap hal yang mencurigakan melalui Satu Satu Kosong atau Satu Satu Dua. Komunikasi yang cepat dari masyarakat sangat penting untuk antisipasi dan pencegahan,” ujarnya, menambahkan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti dan dilaporkan dengan bukti serta tanda waktu.
Sebagai saran untuk tahun 2026, Kapolresta mengusulkan untuk mengaktifkan kembali Siskamling dan Swakarsa masyarakat, serta meningkatkan pendekatan persuasif dan restoratif. Ia juga mengajak masyarakat untuk memasang CCTV guna mendukung penegakan hukum, mengingat banyak kasus yang sulit diselesaikan karena tidak adanya bukti visual.
“Ada juga perlu kita perhatikan kondisi pelajar yang mungkin memiliki energi berlebih. Mari kita bantu agar mereka tidak menyalurkannya ke hal negatif,” ujarnya. Menutup penyampaiannya , ia memberikan pesan kepada seluruh masyarakat untuk fokus pada kegiatan positif dalam merayakan Natal dan Tahun Baru, serta berempati terhadap kondisi di Sumatera agar kondisi situasi ya g aman , tertib dan damai terusterjaga.(CP-02)