Sekda Maluku: GMNI Harus Kawal Masela dan RUU Daerah Kepulauan
AMBON ,CENGKEPALA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku,, Sadali Ie, memberikan arahan strategis saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Maluku Periode 2025–2027 dan pembukaan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM).
Dalam sambutan yang mewakili Gubernur Maluku tersebut, Sadali Ie menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan bagi mahasiswa untuk turut serta menjadi agen perubahan dalam pembangunan daerah.
“Mahasiswa harus kritis namun santun, idealis tetapi tetap realistis. Jangan hanya jadi penonton di tengah perubahan besar yang sedang terjadi,” tegas Sadali.
Lanjutnya , Pemprov menyoroti sejumlah isu krusial yang harus menjadi perhatian generasi muda. Salah satunya adalah pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai sangat vital bagi masa depan Maluku. Proses legislasi saat ini sudah memasuki tahap penting, sehingga membutuhkan dukungan dan dorongan dari seluruh elemen.
“Ini bukan hanya urusan pemerintah. Ini perjuangan bersama. GMNI harus ambil peran dalam mengawal percepatan pengesahan RUU Daerah Kepulauan,” ujarnya.
Selain soal regulasi ungkapnya , Pemprov juga mendorong perhatian terhadap potensi kelautan dan perikanan yang belum maksimal memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Sadali meminta mahasiswa peduli terhadap hilirisasi industri, agar Maluku tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah.
Poin paling tegas disampaikannya , terkait proyek strategis nasional Blok Masela. Pemprov menegaskan agar manfaat proyek raksasa ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal.
“Masela harus jadi tonggak kebangkitan ekonomi Maluku. Jangan sampai kita hanya jadi penonton di tanah sendiri,” tandasnya.
Menutup sambutan, Sekda mengajak seluruh kader GMNI untuk berkontribusi nyata.
“Kerja nyata, gagasan inovatif, dan keberpihakan pada rakyat adalah kunci. GMNI harus hadir membawa solusi bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.
Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Alumni dan para senior GMNI, Pemerintah kota Ambon. organisasi kepemudaan, serta berbagai stakeholder lainnya. (CP-01)