Cengkepala

Hadir di Ambon , Dirut BULOG dan Menko Pangan Pantau serta Serahkan Langsung Penyaluran Bantuan Pangan 

Ambon, CENGKEPALA.COM – Perum BULOG bersama pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) komoditas beras kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meringankan beban pengeluaran masyarakat. Penyaluran Bantuan Pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 dilaksanakan di Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. Turut hadir Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI Ibu Nani Hendiarti; Anggota Komisi VI DPR RI Bapak Eko Hendro Purnomo; Anggota Komisi IX DPR RI Bapak Surya Utama; Anggota Komisi I DPR RI Ibu Dessy Ratnasari; Gubernur dan Walikota; Pangdam; Kapolda; unsur Forkopimda Provinsi Maluku dan Kota Ambon; pimpinan instansi vertikal; pimpinan perangkat daerah; serta para pemangku kepentingan terkait.

Dimana untuk Provinsi Maluku, Bantuan Pangan beras alokasi Juli–September 2026 diberikan kepada 265.900 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total kuantum 7.977.000 kilogram atau 7.977 ton. Khusus Kota Ambon, alokasi mencapai 761.490 kilogram untuk 25.383 PBP. Sementara di Kecamatan Teluk Ambon terdapat 3.538 PBP dengan alokasi 106.140 kilogram, termasuk 349 PBP di Desa Wayame dengan total 10.470 kilogram.

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. menjelaskan, penyaluran bantuan untuk tiga bulan sekaligus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi distribusi, khususnya bagi wilayah yang memiliki tantangan geografis dan biaya logistik yang relatif tinggi. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan, sehingga untuk alokasi Juli, Agustus, dan September bantuan yang diterima sekaligus mencapai 30 kilogram per penerima. “Mendapat 10 kilogram sebulan, Juli, Agustus, September. Kalau dikirim satu-satu, apalagi kalau jauh, biaya distribusinya mahal. Oleh karena itu disekaliguskan, jadi Juli, Agustus, September 30 kilogram sekaligus,” ujar Zulkifli Hasan.

Menko Pangan juga meminta percepatan penyaluran Bantuan Pangan, khususnya memasuki periode yang berpotensi menghadapi kondisi paceklik. Menurutnya, ketersediaan bantuan pangan menjadi penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas pangan. “Memang saya minta dipercepat, karena sekarang lagi kemarau, lagi paceklik, bukan waktunya panen. Otomatis harga akan naik sedikit. Tentu akan membutuhkan bantuan, maka kita perlu percepat,” kata Zulkifli Hasan.

Untuk wilayah Maluku, penyaluran Bantuan Pangan telah mencapai sekitar 60 persen, dan BULOG terus melakukan percepatan terhadap sisa penyaluran. Zulkifli Hasan menekankan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BULOG, termasuk dukungan seluruh pemangku kepentingan di daerah. “Ini bisa terlaksana dengan baik karena kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, bupati, gubernur, wali kota, dan BULOG. Ini adalah bagian dari bantuan pemerintah yang manfaatnya harus benar-benar sampai kepada masyarakat,” tutur Zulkifli Hasan.

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menegaskan bahwa BULOG akan melaksanakan pengawasan secara ketat dalam proses penyaluran Bantuan Pangan, termasuk memastikan kualitas beras yang diterima masyarakat tetap terjaga. “Untuk Provinsi Maluku, penerima manfaatnya sebanyak 265.900, dengan kuantum sekitar 7.977.000 kilogram. Intinya, kami akan melaksanakan pengawasan secara ketat dan bersinergi dengan teman-teman di wilayah, terutama TNI dan Polri, untuk memastikan bantuan ini tersalurkan dengan baik,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, kualitas beras menjadi perhatian utama BULOG dalam pelaksanaan program Bantuan Pangan. “Untuk kualitas kami jamin diberikan yang terbaik. Karena ini merupakan perintah Bapak Presiden, bantuan pangan tetap harus menunjukkan kualitas terbaik dari BULOG. Ini juga berkaitan dengan kredibilitas pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa pemerintah saat ini memiliki cadangan pangan yang kuat untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menghadapi potensi dampak perubahan cuaca. BULOG sebagai pengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) akan terus memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi pangan di seluruh Indonesia.

Melalui penyaluran Bantuan Pangan alokasi Juli–September 2026, BULOG bersama pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memastikan bantuan beras tersedia dan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memastikan bantuan pangan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan berkualitas, termasuk bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Maluku.(CP-01)

Views: 1