APBD Minim , Pemprov Maluku Rencanakan Pinjam 1.5 Triliun ke PT SMI
Ambon, CENGKEPALA.COM – Rencana Pinjaman Daerah Menjelang penetapan APBD, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, menyampaikan bahwa kondisi keuangan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Penyesuaian anggaran juga terjadi pada seluruh kabupaten/kota di Maluku. Disampaikan kepada wartawan di rumah Aspirasi Rakyat, Karang Panjang, Rabu (19/11/25).
Gubernur mengatakan, ”Semua daerah mengalami efisiensi. Kondisi ini bukan hanya di provinsi, tapi 11 kabupaten/kota juga mengalaminya. Kita beradaptasi dengan kebijakan ini”
Untuk mempercepat pembangunan, pemerintah dan DPRD kini mempertimbangkan opsi pinjaman daerah. Namun Lewerissa menegaskan bahwa ”mekanisme kali ini akan berbeda dari masa lalu,” ungkap Lewerissa
Ia Mengatakan, ”kami belajar dari pengalaman sebelumnya. Perencanaannya harus matang dan berdampak langsung pada kepentingan masyarakat, ini masih rencana, baru permohonan,”
Lewerissa menjelaskan, ”pemerintah berencana mengajukan pinjaman sebesar Rp 1,5 triliun kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dana itu diproyeksikan untuk membiayai berbagai program pembangunan, terutama infrastruktur prioritas seperti: Jalan Batabual, Jalan lingkar Ambalau, Jalan Ina Mosol, Peningkatan jalan ruas Piru–Luhu–Iha–Waisala, Infrastruktur di Kei Besar Utara,”
”Hutang bukan sesuatu yang haram. Pemerintah pusat melalui PP 38 justru mendorong pemerintah daerah untuk berhutang demi percepatan pembangunan,” pungkasnya
Ia menegaskan bahwa pinjaman tersebut nantinya tidak hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga program lain yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.(CP-01)