Hasil seleksi PPPK MBD Janggal , Tuamain Pastikan Pansus Tetap profesional Untuk Hadirkan Keadilan
Ambon, CENGKEPALA.COM – Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I dan II di Kabupaten Maluku Barat Daya diduga sarat SK Bodong , yang dikantongi oleh sejumlah peserta seleksi. Karena itu , dipastikan Panitia Khusus (Pansus) Penelusuran seleksi PPPK Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten MBD tetap profesional untuk menghadirkan keadilan.
Pernyatan ini disampaikan langsung Ketua Pansus penelusuran seleksi PPPK DPRD MBD, Korneles Tuamain kepada media ini via seluler, kamis (3/7/25).
Tuamain menjelaskan, indikasi SK Bodong ini ditemukan dalam investigasi pansus terhadap seleksi PPPK di MBD. Langkah ini bertujuan untuk menjernihkan proses rekrutmen aparatur sipil negara, sekaligus menjamin prinsip keadilan dan transparansi dalam proses seleksi sehingga semua warga negara mempunyai hak yang sama.
“ Saat ini kita sementara mengumpulkan data secara administrative , dalam tahap ini , dari dokumen persyaratan peserta seleksi P3K di kabupaten MBD tahap II ditemukan adanya indikasi SK bodong atau palsu dimiliki oleh beberapa peserta,” ungkapnya.
Karena itu lanjutnya, Pansus Penelusuran seleksi P3K DPRD MBD akan melakukan pengumpulan data konkrit lainnya. Sebelum pada akhirnya pansus keluarkan rekomendasi terhadap persoalan dimaksud.
“ Seleksi P3K Kabupaten MBD tahap II ini memang banyak hal yang mengecewakan peserta, sehingga pansus ingin menelusuri hal ini secara keseluruhan, baik pada seleksi tahap I maupun tahap II. Agar apa yang menjadi rekomendasi pansus sesuai dengan realita dan kepastian dokumennya, sehingga kesemasan dari peserta seleksi P3K kabupaten MBD , dapat terjawab melalui rekomendasi pansus,” jelasnya.
Selain itu ungkapnya, Pansus juga sementara menyiapkan Hotline (saluran siaga) pengaduan, sehingga masyarakat di seluruh desa-dusun dapat memberikan laporan langsung lewat hotline yang nanti disebarkan. (CP-03)