Diprediksi Hingga 3.000 Penumpang di Puncak Mudik, Bandara Pattimura Beri Potongan Biaya
AMBON, CENGKEPALA.COM – Musim mudik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Pattimura Ambon akan menghadapi lonjakan signifikan dengan perkiraan hingga 3.000 penumpang per hari pada puncaknya. Pihak pengelola memberikan potongan biaya kebandarudaraan hingga 50 persen sebagai upaya menekan harga tiket pesawat bagi masyarakat.
General Manager Johan Seno Acton mengungkapkan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026, jauh melampaui jumlah penumpang harian normal yang berkisar 2.200 hingga 2.500 orang.
“Kita siap menghadapi lonjakan tersebut meskipun belum ada penambahan penerbangan khusus. Meskipun begitu, tingkat keterisian kursi pesawat akan meningkat drastis selama periode ini,” jelas Johan saat di wawancara , Jumat (13/3/26).
Potongan biaya sebesar 50 persen diberikan pada komponen seperti PJP2U dan PJP4U yang dibayarkan maskapai kepada PT Angkasa Pura Indonesia. “Kontribusi ini diharapkan dapat membantu menjaga harga tiket agar tetap terjangkau bagi masyarakat yang akan mudik maupun balik kampung,” ujarnya.
Selain mendukung perjalanan udara, pihak bandara juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan 800 tiket penyeberangan gratis di Pelabuhan Liang. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ini akan dibagikan minggu ini melalui kerja sama dengan ASDP Indonesia Ferry dan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku.
Untuk memastikan keselamatan, pengelola bandara juga terus mengkoordinasikan dengan pihak meteorologi untuk memantau kondisi cuaca, terutama kecepatan angin yang menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan penerbangan.
“Kita juga terus bekerja sama dengan maskapai, ground handling, TNI, dan Polri untuk memastikan seluruh proses operasional berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi semua penumpang,” tambah Johan.(CP-01)