DPD KNPI Maluku Gelar Green Mining Dialog 2025, Soroti Tata Kelola APBD dan Isu Budaya
Ambon, CENGKEPALA.COM – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Maluku menggelar “Green Mining Dialog 2025” di Elizabeth Hotel, Senin (15/12/2025). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas berpikir strategis pemuda Maluku dalam memahami tata kelola pembangunan daerah berbasis APBD.
Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Arman Lessy Kalean, pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya pemahaman APBD bagi pemuda agar tidak terjadi kegaduhan di akhir bulan atau tahun. Ia juga menyoroti keberadaan BUMD di sektor mineral dan pertambangan yang harus dikelola secara transparan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku.
Selain isu ekonomi, Arman juga menyoroti tantangan kebudayaan, khususnya hilangnya bahasa daerah di sejumlah wilayah Maluku. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bertanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan bahasa lokal.
Dalam konteks pertambangan, Arman mendorong pembentukan Dewan Pengawas CSR yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Dewan ini diharapkan dapat mengawasi penyaluran tanggung jawab sosial perusahaan agar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Arman juga menyinggung pentingnya penguatan kelembagaan adat dan dukungan regulasi daerah yang kuat untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.
Menutup sambutannya, Arman mengajak seluruh pemuda Maluku untuk terus merawat nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman. Ia berharap kepemimpinan pemuda ke depan semakin solid, inklusif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Maluku yang berdaulat secara ekonomi, kuat secara budaya, dan dewasa secara sosial.(CP-01)
Views: 5