Cengkepala

DPW Nasdem Maluku Investigasi Dugaan Pelanggaran Ketua DPRD Ambon

Ambon, CENGKEPALA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Nasdem Maluku, Hamdani Laturua, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela. Langkah tersebut berupa pembentukan tim investigasi yang akan menyelidiki dugaan pemukulan staf DPRD dan keterlibatan dalam pesta minuman keras.

“Sesuai undangan yang kami sampaikan, Ketua DPRD Kota Ambon telah hadir. Kami menanyakan perihal peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, dan mempertanyakan kejelasan mengenai hal tersebut,” ujar Hamdani Laturua Usai pertemuan di Kantor DPW Nasdem Maluku, Ambon, Kamis (14/8).

Hamdani menjelaskan bahwa DPW Nasdem Maluku memandang serius persoalan ini dan akan melakukan investigasi secara menyeluruh untuk mencari fakta yang sebenarnya. “Dewan wilayah akan melakukan investigasi untuk menyelidiki peristiwa tersebut. Dari sisi politik, jika ditemukan tindakan Ketua DPRD yang bertentangan dengan anggaran dasar rumah tangga partai, kami berkewajiban melaporkannya ke pimpinan pusat agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.

Hamdani juga menanggapi klarifikasi yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Ambon terkait ketidakterlibatannya dalam peristiwa pemukulan maupun pesta minuman keras. “Ketua DPRD menyampaikan bahwa beliau tidak terlibat dalam peristiwa pemukulan maupun pesta minuman keras. Beliau menjelaskan bahwa saat itu situasinya hujan, dan karena rasa kebersamaan sebagai orang Ambon, mereka hanya duduk berkumpul,” ungkap Hamdani.

Meskipun demikian, Hamdani menegaskan bahwa DPW Nasdem Maluku tetap akan melakukan investigasi untuk memastikan kebenaran dari pernyataan tersebut. “Untuk mencari kebenaran faktual dari pernyataan beliau, dewan wilayah sangat menghormati dan akan membentuk tim investigasi untuk melakukan penyelidikan terhadap apa yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Ambon,” jelasnya.

Hamdani menambahkan bahwa tim investigasi akan bekerja secara profesional dan independen untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari pihak-pihak terkait. “Tim investigasi akan melakukan investigasi dan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terkait dengan peristiwa tersebut, seperti yang disebutkan oleh Ketua DPRD, termasuk ‘sekuat’ dan ‘jimron,’ serta para pekerja di sana,” ujarnya.

Setelah proses investigasi selesai, DPW Nasdem Maluku akan menyampaikan hasilnya kepada pimpinan pusat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. “Setelah data-data diperoleh, tim akan kembali ke DPW untuk merampungkan data tersebut dan menyampaikannya kepada pimpinan pusat. Pimpinan pusat akan memanggil Ketua DPRD untuk memberikan klarifikasi ulang, bahkan mungkin sampai ke mahkamah partai,” pungkas Hamdani. (CP-01)

Views: 47