DPW PPP Maluku Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Kader Kota Ambon
AMBON, CENGKEPALA.COM – Energi Baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku menggelar acara buka puasa bersama yang menghadirkan anak yatim dan kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Ambon. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Elisabeth pada Jumat (6/3/2026) bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta melakukan konsolidasi internal dalam tubuh partai.

Selain Plt Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Wilayah DPW PPP Maluku, serta Hartini Wamnebo beserta rombongan kader DPC PPP Kota Ambon, hadir pula tokoh partai mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Novan Liem. Kehadiran berbagai elemen partai dan tokoh ini menunjukkan dukungan terhadap langkah yang diambil oleh pengurus wilayah dalam memperkuat pondasi organisasi.

Dalam laporannya, Plt Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW PPP Maluku Husein Tuharea mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan acara, termasuk para ibu yang mengantarkan anak-anak yatim untuk bersama-sama berbuka puasa.
“Kita berkumpul tidak hanya untuk berbuka bersama, tetapi juga untuk menjahit kembali tali persaudaraan dengan kader-kader PPP yang sebelumnya sempat terpisah dari kepengurusan. Tujuan kita adalah sama-sama memperjuangkan dan membesarkan partai PPP di Maluku,” jelasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Plt Ketua DPW PPP Maluku Muhammad Reza Bahaweres menegaskan bahwa momen ini mencerminkan esensi dari perjuangan PPP yang selalu mengedepankan sikap gotong royong dan kesatuan. “Inilah wajah jati diri pejuang PPP yang senantiasa berdarah untuk partai, tidak pernah berselisih hingga membawa kebencian, melainkan selalu bersedia duduk bersama untuk kemajuan bersama. Itulah PPP yang sebenarnya yang kita kenal,” ucapnya.
Terkait dinamika internal yang tengah terjadi, Reza menyampaikan bahwa penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP merupakan keputusan resmi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Kuncinya hanya satu, ini adalah penugasan dari DPP dan kita hanya menjalankan tugas yang diberikan. Bila ada pihak yang masih ingin mengajukan protes, silakan datang langsung ke DPP. Namun jika setelah diberikan peringatan masih tetap melakukan perlawanan yang tidak konstruktif, kami akan melengkapi laporan dan menyampaikan secara resmi ke pusat,” jelasnya tegas.


Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat, acara ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim dari tiga panti asuhan yang berada di kawasan Kanawa, Gunung Malintang, dan Batu Merah. Sebanyak 30 pemberian santunan kepada anak yatim , diharapkan dapat meringankan beban serta memberikan semangat dalam menjalankan ibadah puasa.(CP-01)