Festival TRiNG Pegadaian Tahun 2026 Tahap II Dibuka di Ambon, Fokus Naikkan Literasi Keuangan Masyarakat
Ambon, CENGKEPALA.COM – Hadirnya perkembangan digital yang pesat membuat peningkatan literasi keuangan menjadi hal yang tak bisa diabaikan. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Ambon saat membuka Festival TRiNG Pegadaian Tahun 2026 Tahap II pada Jumat (30/1/26) di Lapangan Pattimura Park, dengan acara yang berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (31/1/26).
Dalam momen pembukaan yang juga diisi dengan sambutan penuh makna, Wali Kota mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ia menekankan bahwa pola transaksi dan cara pengelolaan keuangan telah mengalami perubahan signifikan di era digital, di mana aktivitas keuangan tidak lagi terbatas oleh batasan ruang dan waktu.
“Kemudahan yang ditawarkan oleh layanan keuangan digital harus selalu diimbangi dengan pemahaman yang baik tentang literasi keuangan. Tanpa pemahaman yang memadai, masyarakat berpotensi terjerumus ke dalam berbagai bentuk risiko, mulai dari investasi bodong, pinjaman yang tidak sah, hingga berbagai modus penipuan yang mengarah pada kerugian keuangan,” paparnya.
Menurut Wali Kota, meskipun literasi keuangan masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, tantangan yang dihadapi masih cukup besar, terutama di wilayah kepulauan dan kawasan Timur Indonesia seperti Maluku.
Untuk itu, penggunaan Aplikasi TRiNG by Pegadaian dianggap sebagai langkah strategis yang dapat menjembatani kesenjangan akses layanan keuangan, sekaligus memberikan kemudahan bertransaksi dan peluang investasi yang aman, terjangkau, serta terpercaya bagi seluruh masyarakat.
Beberapa isu aktual juga menjadi perhatian utama, antara lain maraknya praktik investasi ilegal, munculnya fenomena fear of missing out (FOMO) yang tidak diimbangi dengan pemahaman risiko, rendahnya tingkat pemahaman terhadap produk investasi yang sah, serta masih dominannya pola konsumtif dibandingkan dengan kebiasaan berinvestasi jangka panjang.
“Kita harus mengubah paradigma bahwa investasi bukanlah jalan pintas untuk menjadi kaya secara instan, melainkan sebuah perencanaan untuk masa depan yang berkelanjutan, yang akan berdampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan juga produktivitas ekonomi secara keseluruhan,” tegas Wali Kota.
Pemerintah Kota Ambon juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada PT Pegadaian Area Ambon atas penyelenggaraan Festival TRiNG, yang selaras dengan upaya nasional dalam meningkatkan literasi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Literasi keuangan memiliki hubungan yang sangat erat dengan stabilitas ekonomi dan pembangunan daerah. Masyarakat yang memiliki pemahaman baik tentang keuangan akan lebih produktif dan memiliki ketahanan ekonomi yang kuat menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.
Wali Kota juga mengajak Pegadaian untuk memperluas cakupan program literasi keuangan hingga ke berbagai lingkungan, seperti sekolah, kampus, dan komunitas masyarakat. Selain itu, ia mendorong untuk membudayakan kebiasaan menabung dan berinvestasi, khususnya melalui Tabungan Emas Pegadaian yang dinilai aman dan sesuai dengan peraturan.
Sementara itu, Deputi Direktur Pegadaian Cabang Ambon, Harsdal Rahman, menjelaskan bahwa Festival TRiNG 2026 merupakan bagian dari tanggung jawab lembaga keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK, untuk terus melakukan edukasi dan mendorong inklusi keuangan kepada masyarakat, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Melalui kegiatan literasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami produk keuangan yang ada dan dapat memanfaatkannya dengan cara yang bijak, baik melalui gerai fisik maupun layanan digital yang tersedia,” ujarnya.
Ia menambahkan, aplikasi TRiNG by Pegadaian memungkinkan masyarakat untuk melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang langsung ke kantor Pegadaian. Selain itu, aplikasi ini juga berperan dalam mendorong penguatan UMKM melalui produk mikro dan peluang investasi di sektor emas. Saat ini, harga emas yang berkisar di sekitar Rp3.200.000 per gram menjadi pilihan yang strategis untuk menjaga nilai hasil usaha yang telah diperoleh.
Festival TRiNG 2026 menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan menarik, antara lain Digital Pegadaian Corner, layanan investasi emas, bazar emas dengan sesi lelang, wahana bermain untuk anak-anak, panggung bakat masyarakat, serta talk show edukatif yang membahas tentang perencanaan masa depan dan pengelolaan biaya pendidikan anak melalui investasi emas.

Acara ini secara resmi dibuka dengan menggunakan platform digital oleh Wali Kota Ambon, yang didampingi oleh pimpinan Pegadaian dan perwakilan OJK. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke berbagai stand UMKM yang turut berpartisipasi dan meramaikan Festival TRiNG Pegadaian 2026 di Kota Ambon.(CP-01)