HUT ke-451 Kota Ambon: Michael Wattimena Tekankan Keharmonisan dan Aksi Nyata Wujudkan Kota Bersih dan Maju
AMBON, CENGKEPALA.COM — Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Michael Wattimena, hadir dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-451 Kota Ambon, Senin (7/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan mendalam tentang menjaga keharmonisan serta memperkuat komitmen bersama memajukan Kota Ambon melalui karya nyata.
“Dirgahayu Kota Ambon yang ke-451. Dalam usia yang begitu panjang, kita tahu Kota Ambon adalah miniatur Indonesia. Yang harus dijaga adalah keharmonisan, karena kota ini pernah mengalami situasi kemanusiaan yang sangat buruk. Ke depan, keharmonisan itu harus tetap dijaga,” ujar Michael Wattimena.
Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan tidak boleh sekadar retorika, melainkan harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk kemajuan kota.
“Kita harus berjuang bersama memajukan kota ini secara berkelanjutan. Bukan sekadar kata-kata, tapi harus diwujudkan dengan karya dan kerja yang nyata. Semakin produktif, semakin banyak yang bisa kita berikan untuk kota ini,” tegasnya.

Meski sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Papua Barat, Michael menegaskan selalu memberikan perhatiannya terhadap Maluku dan Kota Ambon tetap besar. Salah satu bukti nyata adalah pembangunan Jembatan Merah Putih yang kini menjadi ikon kota, serta saat ini kita juga berupaya memperoleh dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) dari Pertamina.
“Melalui upaya dan perantaraan kami, CSR Pertamina Peduli berupa bak sampah baru saja diserahkan secara simbolis kepada Wali Kota Ambon. Kurang lebih sebanyak 20 buah bak sampah akan diberikan, itulah bentuk partisipasi dan komitmen nyata membangun kota ini,” ungkapnya.
Menurutnya , Penyerahan bantuan pengangkut sampah tersebut selaras dengan tema HUT ke-451 Kota Ambon, “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.” Michael menekankan pentingnya menjaga kebersihan kota sebagai kunci menjadikan Ambon destinasi wisata unggulan di tingkat nasional maupun internasional.
“Kota ini harus kita rawat dan jaga kebersihannya, supaya menjadi indah dan bagus, sehingga menjadi destinasi wisata bagi masyarakat luas, baik nasional maupun internasional. Itu semua bermula dari kesadaran menjaga kebersihan bersama,” pungkasnya.(CP-01)