Cengkepala

Kadiskop Maluku Puji Kinerja CU Hati Amboina, Dorong Jadi Percontohan Koperasi Merah Putih  

AMBON , CENGKEPALA.COM – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku, Fitrah A.M. Ambon, mengapresiasi perkembangan positif Credit Union (CU) Hati Amboina yang baru saja menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). Apresiasi ini disampaikan Fitrah saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (18/6/2026), menyoroti peran strategis koperasi dalam pemberdayaan masyarakat.

Fitrah A.M. Ambon menjelaskan bahwa sejarah koperasi kredit, atau Credit Union (CU), tidak lepas dari figur Friedrich Wilhelm Raiffeisen di Jerman. Konsep ini awalnya muncul sebagai strategi pemerintah untuk memberdayakan masyarakat, terutama setelah pola pemberdayaan konvensional seringkali menemui kegagalan.

“Kunci keberhasilannya terletak pada menjadikan masyarakat sebagai subjek, bukan sekadar objek pembangunan, dari pemikiran inilah lahir konsep koperasi simpan pinjam,” terang Fitrah.

Ia menambahkan, RAT CU Hati Amboina menunjukkan indikator positif, seperti peningkatan jumlah anggota yang signifikan dan kenaikan Sisa Hasil Usaha (SHU) dibandingkan tahun sebelumnya. “Kesehatan sebuah koperasi tercermin dari dua hal utama: pertumbuhan jumlah anggota dan peningkatan SHU,” tegasnya.

Meskipun terdapat peningkatan pada piutang tidak lancar, Fitrah menjelaskan bahwa ini terkait dengan sistem perhitungan di koperasi. Berbeda dengan bank yang mengenal Non-Performing Loan (NPL), di koperasi, keterlambatan pembayaran satu hari saja sudah dikategorikan sebagai piutang tidak lancar. “Sistem ini, jika dipahami dengan baik, menunjukkan transparansi dan disiplin dalam pengelolaan keuangan anggota,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fitrah Ambon berharap agar pengurus, pengawas, dan anggota CU Hati Amboina dapat menjadi contoh atau ‘best practice’ bagi pengembangan koperasi desa, khususnya Koperasi Desa Merah Putih. Nantinya, Koperasi Desa Merah Putih berencana membuka gerai simpan pinjam, dan diharapkan dapat belajar langsung dari pengalaman sukses CU Hati Amboina.

Dikatakannya , Pihak CU Hati Amboina menyambut baik usulan ini. Sebagai badan usaha yang memiliki tanggung jawab sosial, koperasi ini bersedia membuka diri untuk menerima anggota koperasi desa/kelurahan Merah Putih yang ingin belajar langsung melalui program magang. “Pendekatan belajar langsung dari ‘best practice’ dianggap lebih efektif dibandingkan hanya teori semata, mengingat kompleksitas pengelolaan simpan pinjam,” kata Fitrah.

Koperasi Kredit Hati Amboina sendiri diakui sebagai salah satu koperasi simpan pinjam terbaik di Provinsi Maluku, membuktikan bahwa model pemberdayaan ini tidak hanya teoretis, tetapi juga berhasil dalam praktiknya.(CP-01)

 

 

Views: 12