Kapolres MBD Resmikan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Dukung Swasembada Pangan 2026
MBD , CENGKEPALA.COM – Dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2026 di Lahan Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Fajar melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I di Desa Laitutun, Kecamatan Pulau Letti, Kabupaten Maluku Barat Daya, Rabu (1/4/26).
Kegiatan ini bertujuan mendukung program ketahanan pangan nasional serta mempererat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K beserta Ketua Bhayangkari Cabang Polres Maluku Barat Daya Ibu Monica Suriawardhana beserta rombongan, serta pihak terkait dari pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Pulau Letti O. Maulias S.Sos menyampaikan bahwa program ketahanan pangan merupakan prioritas utama bagi pemerintah kecamatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Maluku Barat Daya yang telah memberikan dukungan nyata dan aktif membina Kelompok Tani Fajar Desa Laitutun,” ucapnya.
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi contoh penting bagaimana institusi keamanan dan pemerintah daerah dapat bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan pangan di tingkat lokal.
“Kelompok Tani Fajar telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mengelola lahan dan mengembangkan pertanian, sehingga dukungan yang diberikan akan sangat berarti untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama , , Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K mengungkapkan bahwa peran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Laitutun yang telah dengan sukarela menyediakan lahan untuk pelaksanaan program ini, serta kepada personel Polsek Serwaru yang secara konsisten turut serta membimbing dan mendampingi Kelompok Tani Fajar,” jelasnya.
Kapolres menambahkan bahwa jagung dipilih sebagai komoditas utama karena memiliki nilai ekonomi yang penting dan dapat menjadi sumber pangan serta bahan baku industri lokal.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum awal untuk mengembangkan lebih banyak lahan pertanian produktif di wilayah Maluku Barat Daya, sehingga kita dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sendiri,” tandasnya.
Program tersebut kemudian diresmikan dengan penanaman jagung serentak oleh Kapolres MBD, bersama forum koordinasi pimpinan kecamatan dan tamu undangan lainnya. (CP-01)