Ambon, CENGKEPALA.COM – Sekretaris Negeri Batu Merah, Aris Lisaholet, Senin (15/12/25) di ruang kerjanya mengatakan bahwa telah dilakukan sebanyak empat kali pertemuan dalam rangka Program “Keluar Bercerita”, mulai dari RW 1 hingga RW 9.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, pihak pemerintahan secara langsung mendatangi masyarakat untuk melihat kondisi lapangan serta mendengar aspirasi dan keluhan yang selama ini belum tersentuh. “Banyak keluhan terkait infrastruktur yang kurang, seperti jalan setapak yang rusak. Selain itu, ada juga usulan terkait rumah yang mengalami kerusakan berat bahkan roboh, namun belum mendapatkan perhatian,” ujarnya.
Lanjutnya, berbagai aspirasi yang terjaring dari program tersebut , Bagi usulan yang sesuai dengan kemampuan pemerintahan desa akan segera ditindaklanjuti. Sedangkan untuk usulan yang membutuhkan anggaran besar dari APBD Pemerintah daerah Baik Kota Ambon Provinsi atau Pusat, akan dilaporkan secara resmi beserta bukti pendukung.
Ia mengatakan, Masyarakat memberikan apresiasi positif karena baru kali ini mendapatkan perhatian langsung dari pemerintah. Karena itu , kegiatan ini akan terus dilaksanakan hingga seluruh RW di Negeri Batu Merah selesai ditinjau, dari RW 1 hingga RW 20. Pemerintah Negeri juga akan berupaya menyusun rencana tindak lanjut, termasuk memasukkan beberapa kebutuhan utama dalam perencanaan anggaran tahun depan, meskipun untuk tahun 2025 sebagian besar alokasi telah digunakan.
Dalam kesempatan tersebut jelasnya, masyarakat mengusulkan agar diadakan lebih banyak kegiatan pemberdayaan, terutama bidang keagamaan seperti majelis taklim dengan sarana yang memadai. Mereka juga mengharapkan penyaluran bantuan sosial (bansos) lebih selektif, mengingat beberapa data penerima yang turun belum sesuai dengan kondisi sebenarnya.
” Pelaksanaan Keluar Bacarita di Negeri Batu Merah kita laksanakan setiap hari Kamis. Namun jika ada kesibukan tertentu, jadwal bisa disesuaikan sesuai kebutuhan hingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan kesempatan yang sama dalam menyampaikan aspirasinya” jelas Aris.
