Cengkepala

OJK Maluku Luncurkan Bulan Inklusi Keuangan 2026, 190 Mahasiswa Ikut Sekolah Pasar Modal  

AMBON , CENGKEPALA.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku resmi memulai rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026, sekaligus membuka kelas Sekolah Pasar Modal Level 1 & 2 bagi ratusan mahasiswa di Ambon pada Senin 5 Oktober lalu. Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Bursa Efek Indonesia Perwakilan Maluku dan Phillip Sekuritas Indonesia Cabang Ambon.

 

Sebanyak 190 mahasiswa dari Universitas Pattimura, Universitas Kristen Indonesia Maluku, dan UIN Ambon turut serta dalam kegiatan bertema “Secure a Better Future: Cerdas Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia, Melek Regulasi, dan Bebas Finansial”.

 

Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, Rabu (7/10/26) menjelaskan bahwa peningkatan akses keuangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman masyarakat. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 menunjukkan indeks inklusi keuangan nasional mencapai 93,61 persen, namun indeks literasi keuangan masih di angka 69,57 persen. Di Maluku, angkanya lebih rendah — literasi keuangan 63,87 persen dan inklusi keuangan 87,59 persen.

 

“Angka ini mengingatkan kita bahwa masyarakat tidak hanya butuh akses ke layanan keuangan, tetapi juga pengetahuan untuk memilih produk yang tepat, memahami manfaatnya, serta menyadari risiko yang ada,” ujar Haramain

 

Lanjutnya , dalam Sekolah Pasar Modal, mahasiswa tidak hanya belajar cara berinvestasi, tetapi juga memahami regulasi, profil risiko, kewaspadaan terhadap investasi ilegal, dan perlindungan konsumen. Mahasiswa pun diharapkan tidak sekadar menjadi peserta, tetapi menjadi agen literasi keuangan yang menyebarkan pengetahuan tersebut ke lingkungan terdekatnya.

 

“Keputusan investasi yang bijak bukan hanya soal mencari keuntungan, tetapi memahami tujuan keuangan dan mengenali risiko. Kami ingin mahasiswa terbiasa berpikir cerdas dan kritis dalam mengelola keuangan sejak dini,” tambah Haramain.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye World Investor Week yang berlangsung 5–11 Oktober 2026. OJK berharap sinergi antara pemerintah, industri jasa keuangan, dan perguruan tinggi terus diperkuat agar literasi keuangan di Maluku dapat meningkat secara berkelanjutan.(CP-02)

Views: 0