Cengkepala

Pangdam XV/Pattimura Pimpin Sertijab Danyonif Raider 733/Masariku

AMBON, CENGKEPALA.COM – Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider 733/Masariku berlangsung khidmat di lapangan upacara Markas Batalyon 733 Waiheru, Ambon, pada Rabu (18/2/2026). Tongkat komando Danyonif Raider 733/Masariku resmi beralih dari Letkol Inf Julius Jongen Matakena, SH kepada Letkol Inf Dr. M. Aminulah, SH, M.H.

Upacara penting ini dipimpin langsung oleh Pangdam XV/Pattimura, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Putranto Gatot Sri Handoyo.

Dalam sambutannya, Pangdam menekankan bahwa acara sertijab bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari dinamika pembinaan organisasi, proses regenerasi kepemimpinan, serta wujud kesinambungan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Momentum ini menegaskan bahwa jabatan adalah amanah, jabatan adalah penghormatan, sekaligus jabatan adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, komitmen, dan dedikasi,” ujar Pangdam.

Kepada Letkol Inf Julius Jongen Matakena, SH, Pangdam menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas pengabdian, kepemimpinan, serta segala karya dan kontribusi yang telah diberikan dalam memimpin Yonif 733. “Segala yang telah saudara ukir akan menjadi bagian penting dari perjalanan satuan ini, sekaligus pondasi yang kuat bagi keberlanjutan prestasi di masa mendatang. Semoga segala dedikasi yang telah diberikan menjadi amal pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Sementara itu, kepada Letkol Inf Dr. M. Aminulah, SH, M.H, Pangdam mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan untuk memimpin Yonif 733. Ia mengingatkan bahwa jabatan ini bukan hanya sebuah posisi, tetapi tanggung jawab untuk menjaga kehormatan satuan, membina prajurit, serta memastikan kesiapsiagaan tempur yang profesional, tangguh, dan adaptif terhadap setiap penanganan tugas.

“Yonif 733 adalah satuan kebanggaan, satuan tempur pilihan yang memiliki tradisi, semangat juang, dan kehormatan yang tinggi. Oleh karena itu, kepemimpinan yang saudara emban harus mampu menjadi teladan, penggerak semangat, sekaligus pemersatu kekuatan prajurit,” pesan Pangdam. Ia juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan, memelihara komitmen, dan menjadikan setiap prajurit sebagai kekuatan utama yang siap melaksanakan tugas kapan pun dan di mana pun negara memanggil.

Kepada seluruh prajurit Yonif 733, Pangdam berpesan untuk tetap menjadi prajurit yang disiplin, profesional, dan setia kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta 8 Wajib TNI. “Jadikan pergantian kepemimpinan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat juang, meningkatkan kemampuan, serta memperkokoh kebersamaan dalam satu tekad menjaga kehormatan satuan dan mengabdi kepada NKRI tanpa ragu,” serunya.

Pangdam menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa kebesaran satuan bukan hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi oleh kesatuan langkah seluruh prajurit yang bekerja dengan hati, loyal, dan semangat pengabdian. “Akhirnya, marilah kita bersama-sama mendukung kepemimpinan yang baru dengan semangat kebersamaan dan komitmen. Semoga Yonif 733 Masariku senantiasa menjadi satuan yang tangguh, disegani, profesional, dan menjadi garda terdepan penjaga keutuhan bangsa,” pungkasnya.(CP-01)

Views: 42