Rapat Pleno II Golkar Maluku Bahas Program Internal, Strategi Elektoral, dan Tanggapi Geopolitik Global
AMBON, CENGKEPALA.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku menyelenggarakan Rapat Pleno II Periode 2025/2030 di Hotel Kamari , Minggu (15/3/26). Acara rutin ini membahas berbagai program internal, pandangan terkait isu eksternal, serta menyusun langkah strategis menghadapi dinamika geopolitik dan pemilu mendatang.
Ketua DPD Golkar Provinsi Maluku, Umar A Lessy, mengatakan bahwa pleno kedua ini juga diintegrasikan dengan acara buka puasa bersama dan pembagian santunan kepada anak yatim serta fakir miskin di bulan Ramadan. “Kita ingin berbagi dalam suasana sukacita Ramadan. Selain terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, fokus utama kami adalah pengabdian terhadap daerah dan bangsa, terutama di tengah situasi geopolitik global yang belum stabil,” ujarnya.
Menurut Lessy, dunia saat ini menghadapi gejolak ekonomi dan sosial yang membutuhkan daya tahan nasional yang kuat. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Presiden yang menawarkan diri sebagai mediator untuk menyelesaikan konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. “Kami sangat menghargai kapasitas dan kemampuan beliau dalam proses mediasi. Semoga penyelesaian masalah ini segera terwujud sehingga dampaknya terhadap negara dan daerah tidak terlalu signifikan,” jelasnya.
Terkait Musyawarah Daerah (Musda) tingkat kabupaten/kota, pihaknya menargetkan seluruh proses penyelenggaraan selesai pada bulan April mendatang. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan penetapan kepengurusan tingkat kecamatan dan desa.
Untuk meningkatkan kursi legislatif pada Pemilihan Umum Nasional 2029 dan Pemilihan Kepala Daerah 2030, Lessy menjelaskan bahwa partai akan melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu dengan memperbaiki infrastruktur dan suprastruktur dari tingkat provinsi hingga desa.
“Setelah konsolidasi selesai, kita akan merumuskan agenda elektoral untuk menjemput momentum pemilu. Kami yakin Golkar tetap menjadi institusi penyambung aspirasi rakyat dan akan bekerja keras dalam mediasi serta advokasi kebutuhan masyarakat, sehingga kepercayaan dapat terus meningkat dan pada akhirnya dapat menambah kursi di berbagai tingkat,” ucapnya.
Diketahui, arahan khusus dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) belum diterima, namun katanya kebijakan-kebijakan nasional yang bersifat instruktif sudah menjadi kewajiban yang harus dijalankan oleh daerah. Selain itu, pelantikan kepengurusan DPD Golkar Provinsi Maluku masih dalam tahap penyesuaian dengan jadwal yang ditetapkan oleh DPP.
Usai rapat pleno, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta pembagian santunan kepada 35 anak yatim dhuafa yang berasal dari kawasan Kebun Cengkeh, Negeri Batu Merah.(CP-01)