Ridwan Marasabessy Sesali Sikap Pemkot Ambon di Musda Golkar
AMBON ,CENGKEPALA.COM – Ketua Harian DPD Golkar Provinsi Maluku, Ridwan Rahman Marasabessy, secara tegas menyatakan penyesalannya atas sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang dinilai tidak menghargai acara Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Golkar Kota Ambon di Hotel Manise, Kamis (30/4/2026).
Kejadian bermula ketika perwakilan yang ditunjuk menggantikan Wali Kota Ambon, seorang Staf Ahli, sudah tiba di lokasi namun justru tidak masuk dan tiba-tiba meminta izin pulang dengan alasan “disuruh balik”.
“Tadi dia kan sudah hadir. Pertama bilang ada perintah, tiba-tiba minta izin pulang bilang disuruh balik. Beta tanya siapa yang suruh, tidak ada jawaban jelas,” ujar Ridwan.
Lebih jauh, politisi senior ini menegaskan bahwa pihaknya adalah pendukung setia bagi pemerintahan yang berjalan saat ini.
“Cuma beta mau memberitahukan ke Wali Kota, busu-busu ketong ini kan yang dukung. Masa sudah sampai di sini malah disuruh pulang begitu saja,” tegasnya.
Ridwan pun mengingatkan agar jabatan dan kekuasaan tidak disalahgunakan untuk merendahkan orang lain.
“Beta sangat menyesali sikap pemerintah kota. Jangan merasa karena sekarang yang berkuasa, lalu bisa berlaku sewenang-wenang. Ingat, kekuasaan itu sementara. Hari ini kalian yang duduk, besok-besok bisa orang lain yang berkuasa. Jangan pakai kekuasaan itu untuk merendahkan orang,” pesannya.
“Katong ini kan anak negeri, seharusnya saling menghargai. Ini soal etika dan sopan santun dalam berpolitik,” pungkasnya.
Menariknya, posisi Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, diketahui merupakan kader asli Golkar. Seharusnya sinergi berjalan harmonis, namun justru terjadi insiden yang dinilai tidak etis tersebut.(CP-01)