Portal Berita Terkini Kebanggaan Orang Maluku

Selain Sosialisasi Jelang UN, Kepsek SMP/Sederajat di SBT Resmi Terima Sampul UN

Selain Sosialisasi Jelang UN, Kepsek SMP/Sederajat di SBT Resmi Terima Sampul UN

Bula, Cengkepala.com – Selain mengikuti agenda jelang Ujian Nasional (UN)  tingkat SMP/Sederajat berupa sosilisasi, ratusan Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat  SMP/Sederajat se-kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) ramai-ramai mendatangi kantor Dinas Pendidikan SBT, pada Selasa (27/03/2018) kemarin.

Kedatangan ratusan kepala sekolah ini untuk mengambil sampul soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di Aula Kantor Disdik Kabupaten SBT. Pengambilan sampul soal ini dilakukan dinas pendidikan bersama pihak sekolah.

Tahun 2018 ini, ujian sekolah (US) tak lagi dilaksanakan sebagai bagian dari ujian akhir SMA dan SMK. Setiap sekolah hanya menggelar ujian sekolah berstandar nasional (USBN) sebagai pendamping ujian nasional (UN) untuk menentukan kelulusan siswa.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya ada US dan USBN, tahun ini hanya USBN. Ini berlaku secara nasional,” ungkap Datu Karamah Siwasiwan Staf Dinas Pendidikan SBT Selasa (27/03) kemarin.

Menurut Siwasiwan, pengurangan ujian akhir ini memberi konsekuensi. Di antaranya, terkait penyusunan naskah soal dan jumlah mata pelajaran yang diujikan.

Senada dengan Siwasiwan Anjas Rumakabis, Kepala SMP Negeri 6 Bula Kabupaten SBT saat di konfirmasi media ini mengatakan, 20 persen soal USBN disiapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sementara, 80 persen soal lain disiapkan guru mata pelajaran yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

“Mulai tahun ini, hanya digelar USBN sebagai pendamping ujian nasional (UN) untuk menentukan kelulusan siswa SMP dan sederajat,” ungkap Rumakabis.

Tambah Rumakabis, Naskah soal yang diujikan dibuat dan disediakan berdasarkan dua kurikulum, kurikulum 2006 dan 2013. Naskah soal USBN terdiri dari pilihan ganda dan esai.

“Bentuk soal adalah campuran, 90 persen pilihan ganda dan 10 persen esai. Sistem koreksi untuk pilihan ganda menggunakan sistem komputer dan jawaban esai dikoreksi secara manual. Saat ini, materi soal sudah disusun, siap digandakan jelang USBN,” imbuh Rumakabis.

Meski begitu, Rumakabis menambahkan, naskah soal USBN setiap sekolah belum tentu sama. Hal ini disesuaikan kurikulum yang digunakan masing-masing sekolah.

Sementara, sekolah yang menggunakan kurikulum 2013 menyelenggarakan ujian untuk 15 mapel.

“Guru-guru yang tergabung dalam MGMP sudah membuat soal yang berbentuk pilihan ganda dan esai sesuai kisi-kisi yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP),” jelasnya.

Terkait ujian akhir yang hanya menerapkan USBN, Untung mendukung. Apalagi, ada soal berbentuk esai yang dinilai dapat mengukur kemampuan siswa dalam berpikir kritis.

“Kami sangat menjaga agar isu soal bocor tidak terjadi. Apalagi, hal tersebut dapat memengaruhi kredibilitas sekolah,” ujarnya.

Proses pengambilan sampul soal USBN ini dikawal ketat oleh petugas Dinas Pendidikan Kabupaten SBT.

Sebelum melakukan pengambilan soal, seluruh perwakilan pihak sekolah mendapatkan pengarahan dari Disdik Kabupaten SBT.** (IM)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
about

Cengkepala.Com merupakan Portal Berita Terkini yang memuat berita-berita pilihan yang disediakan dalam sejumlah Rubrik.

Cengkepala.Com merupakan salah satu Service dari Tera Indo Pratama untuk  para client.

Our Service
  • Download Aplikasi Ojek Online
  • Daftar Ojek Online
  • Daftar Toko Online
  • Daftar Mobil Online
  • Jasa Pembuatan Website
  • Jasa Pembuatan Aplikasi 
  • Jasa Pasang Iklan

© 2017 – Tera Indo Pratama. All Rights Reserved.

error: Content is protected !!