Siri Sori Amalatu di Ambon Gelar Natal 2025: Momentum Penerangan dalam Kebersamaan
AMBON, CENGKEPALA.COM — Suasana Gereja Imanuel OSM dipenuhi kegembiraan dan kehangatan ketika Persekutuan Negeri Siri Sori Amalatu menggelar ibadah dan perayaan Natal 2025 pada , Jumat (19/12/25). Bukan hanya sekadar merayakan kelahiran Yesus Kristus, ajang ini juga menjadi “pelita” yang menyala untuk mempererat tali persaudaraan ratusan keluarga Siri Sori Amalatu yang berdiam di Kota Ambon.
Sebagai tuan rumah tahun ini, wilayah Nusaniwe — yang baru resmi dibentuk pada 27 September 2025 — menunjukkan komitmennya setelah lebih dua bulan mempersiapkan acara. Ini merupakan kelanjutan dari tradisi bergilir yang dimulai di Teluk Ambon Baguala (2023) dan dilanjutkan Sirimau (2024), membuktikan kohesi antarwilayah yang terus tumbuh.
“Kita tidak hanya merayakan Juruselamat, tapi juga saling mengenal dan menumbuhkan kasih — baik yang berada di Ambon maupun di negeri asal,” ungkap Ketua Panitia. Perayaan yang didanai sekitar Rp40 juta dari partisipasi dan sumbangan warga, ditujukan untuk memperkuat ikatan yang menjadi jiwa persekutuan.
Ketua Persekutuan Negeri Siri Sori Serani di Ambon menambahkan, jumlah warga yang mencapai hampir 500 kepala keluarga menjadi potensi besar bagi pembangunan Ambon. Ia mengajak semuanya untuk menjadi warga yang tanggung jawab, termasuk dalam kewajiban membayar iuran sampah, sebagai wujud cinta terhadap kota perantauan mereka.
Hadir Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, yang menekankan bahwa Natal adalah “momentum iman yang membawa terang, harapan, dan damai” ke tengah masyarakat.
Ia menyebutkan ikatan keluarga besar negeri sebagai kekuatan sosial yang tak ternilai, dan mengapresiasi kehadiran saudara gandong dari Tamilouw, Hutumuri, serta Siri Sori Islam — cerminan nilai pela gandong yang kuat di Maluku.
Selain refleksi Firman Tuhan dari pendeta, acara juga dihiasi dengan penyerahan tali asih kepada tiga penerima dari ketiga wilayah, yang langsung dilakukan Wakil Wali Kota bersama Anggota DPRD Provinsi Maluku Richard Rahakbauw. Tali asih tersebut menjadi simbol harapan dan dukungan antarwarga.
Perayaan yang penuh sukacita dan sarat makna itu berakhir dengan janji untuk terus menjaga silaturahmi, menjadikan Natal 2025 sebagai tonggak baru dalam perjalanan persaudaraan Siri Sori Amalatu di Ambon.(CP-02)