Tamaela Siap Bertanggung Jawab dan Ikut Mekanisme Partai
Ambon, CENGKEPALA.COM – Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela, menyampaikan permohonan maaf dan rasa hormatnya kepada dewan pimpinan wilayah (DPW) dan dewan pimpinan pusat (DPP) terkait peristiwa yang menyebabkan nama partai menjadi perbincangan publik.
Hal ini disampaikan Mourits dalam menyikapi dugaan keterlibatannya dalam kasus pemukulan dan pesta minuman keras yang belakangan ini mencuat, usai menghadiri undangan DPW Nasdem Maluku, yeng berlangsung di Sekretariat DPW , Kamis (14/8).
“Secara pribadi dan sebagai kader yang mengemban jabatan publik, saya menyampaikan rasa terima kasih dan hormat kepada dewan pimpinan wilayah dan dewan pimpinan pusat. Saya juga memohon maaf atas peristiwa yang terjadi, yang menyebabkan nama partai menjadi perbincangan publik,” ujar Mourits Tamaela.
Mourits menegaskan bahwa dirinya telah menjelaskan kejadian yang sebenarnya dan siap mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum maupun Tuhan, tanpa rekayasa seperti yang diberitakan. “Sebagai pribadi, saya telah menjelaskan kejadian yang sebenarnya dan siap mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum maupun Tuhan, tanpa rekayasa seperti yang diberitakan,” tegasnya.
Sebagai petugas partai, Mourits menyatakan tunduk dan taat pada mekanisme yang dijalankan oleh partai. Ia juga mengapresiasi langkah DPW yang membentuk tim investigasi untuk mencari fakta-fakta kebenaran terkait kasus ini. “Sebagai petugas partai, saya tunduk dan taat pada mekanisme yang dijalankan. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban publik bahwa partai tidak diam dan tidak melindungi kadernya dalam hal melakukan sesuatu yang salah di ruang publik,” jelasnya.
Mourits menambahkan bahwa dirinya sejak awal hampir saja melakukan upaya hukum, namun dengan pertimbangan pribadi, ia menyerahkan hal ini kepada pimpinan wilayah sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi ke publik. “Sejak awal, saya hampir saja melakukan upaya hukum, tetapi dengan pertimbangan pribadi, saya menyerahkan hal ini kepada pimpinan wilayah sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi ke publik. Jika saya bertindak sendiri, mungkin akan dinilai subjektif,” ungkapnya.
Mourits juga menyampaikan rasa syukurnya atas keputusan ketua wilayah membentuk tim investigasi, yang menurutnya dapat membantu memulihkan nama baiknya dari tudingan-tudingan yang ada. “Saya bersyukur atas keputusan ketua wilayah membentuk tim investigasi, yang dapat membantu memulihkan nama baik saya dari tudingan-tudingan yang ada,” pungkasnya.(CP-01)