Tingkatkan Keselamatan Ruang Publik, Polda Maluku Gelar Operasi Simpatik Salawaku 2026
AMBON, CENGKEPALA.COM – Kepolisian Daerah Maluku terus mengedepankan langkah-langkah preventif dan edukatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Simpatik Salawaku 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memperkuat pencegahan kriminalitas dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di ruang publik melalui pendekatan humanis dan dialogis.
Melalui Satgas Preemtif Operasi Simpatik Salawaku 2026, personel Polda Maluku turun langsung memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada petugas parkir, pengemudi ojek, serta masyarakat di kawasan Bundaran Poka dan sejumlah titik aktivitas masyarakat di Kota Ambon, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi preemtif Polri dalam membangun partisipasi masyarakat guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Preemtif memberikan imbauan kepada para petugas parkir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pencurian kendaraan bermotor dan pencurian barang berharga milik pengunjung yang memanfaatkan fasilitas publik dan pusat keramaian.
Petugas parkir juga diingatkan untuk membantu menciptakan keteraturan kendaraan, memastikan kelancaran arus keluar masuk kendaraan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas atau situasi yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, personel Satgas Preemtif juga membagikan brosur keselamatan berlalu lintas dan melakukan dialog langsung dengan pengemudi ojek serta masyarakat sekitar. Pendekatan humanis tersebut dilakukan agar pesan-pesan keamanan dan keselamatan dapat diterima secara efektif sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Kasatgas Preemtif Operasi Simpatik Salawaku 2026, Ipda Fadli, S.Pd.I., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui langkah-langkah pencegahan yang berorientasi pada keselamatan dan keamanan bersama.
“Operasi Simpatik Salawaku 2026 mengedepankan upaya pencegahan melalui edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas,” ujar Ipda Fadli.
Menurutnya, petugas parkir memiliki peran strategis karena berada di garis depan dalam mengawasi kendaraan masyarakat yang berada di lokasi-lokasi keramaian, pusat kuliner, maupun kawasan wisata yang menjadi tujuan masyarakat.
“Dengan kewaspadaan yang tinggi dan koordinasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa Operasi Simpatik Salawaku 2026 merupakan bagian dari upaya Polri dalam memperkuat pendekatan preventif dan humanis guna menciptakan ruang publik yang aman dan kondusif.
“Operasi Simpatik Salawaku 2026 tidak semata berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah edukatif dan preventif guna membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dan keamanan lingkungan,” ujar Kombes Pol Rositah Umasugi.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Melalui pendekatan humanis yang dilaksanakan personel di lapangan, kami ingin membangun partisipasi aktif masyarakat sebagai mitra Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Kabid Humas menambahkan bahwa Operasi Simpatik Salawaku juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan rasa aman masyarakat di ruang-ruang publik.
“Operasi Simpatik Salawaku menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam memperkuat budaya tertib berlalu lintas, mencegah potensi kriminalitas, serta meningkatkan rasa aman masyarakat di ruang publik. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjadi pelopor keselamatan dan bersama-sama menjaga lingkungan yang aman serta kondusif,” tegasnya.
Polda Maluku memastikan kegiatan edukasi dan sosialisasi melalui Operasi Simpatik Salawaku 2026 akan terus dilaksanakan di berbagai lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri Presisi untuk menghadirkan pelayanan yang humanis, memperkuat pencegahan gangguan kamtibmas, serta membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan keamanan dan keselamatan yang berkelanjutan.(CP-01)