Usai Dilantik, Plt Kepala BPJN Maluku Jajaki Sinergi Konektivitas Bersama Gubernur
AMBON,CENGKEPALA.COM – Hanya berselang sehari setelah pelantikan, Pelaksana Tugas Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Muhammad Ulwan Talaohu, langsung memimpin jajaran pejabat strategis instansi tersebut menemui Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Selasa (21/7). Pertemuan berlangsung di ruang rapat lantai II Kantor Gubernur Maluku.
Kehadiran rombongan bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah awal menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat pembangunan serta penyelarasan jaringan jalan dan jembatan di wilayah kepulauan ini.
Turut mendampingi Ulwan, Kepala Satuan Kerja Wilayah I sekaligus Plt Kepala BPJN Maluku Utara Abdul Hamid Payapo, Kesatker Wilayah II Toce Leuwol, Kesatker Wilayah III David Samosir, beserta sejumlah pejabat dan staf terkait.
Dalam pertemuan itu, Ulwan menjelaskan bahwa infrastruktur jalan tidak dapat dibangun secara terpisah-pisah. Dukungan penuh pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar program pusat berjalan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Tujuan kami hari ini menyatukan pandangan terkait penanganan jalan dan jembatan ke depan, serta memohon dukungan agar pembangunan infrastruktur di Maluku semakin cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Gubernur Hendrik Lewerissa menyambut baik langkah proaktif tersebut dan menegaskan perhatian besar terhadap infrastruktur sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Komitmen ini dinilai akan memperkuat upaya bersama menyejahterakan masyarakat.
Ulwan berharap sinergi yang terjalin menjadi modal kuat untuk memperjuangkan dukungan anggaran pusat, mengingat kebutuhan pembangunan di Maluku masih sangat besar. Ia juga menyoroti kunjungan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo ke Banda beberapa waktu lalu sebagai sinyal positif perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan strategis, termasuk peningkatan jalan dan jembatan serta Bandara Banda.
Selain persiapan program baru, BPJN Maluku juga terus menggenjot penyelesaian pemeliharaan jalan nasional yang berjalan saat ini. Capaian tingkat kemantapan jalan nasional di Maluku kini telah mencapai 95,2 persen. Namun tantangan selanjutnya adalah memastikan keterhubungan yang efektif antar-tingkatan jalan.
“Kami akan mempererat koordinasi dengan Dinas PU Provinsi untuk menyusun sistem jaringan jalan yang terintegrasi—mulai jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Ketika jaringan utama terhubung sempurna, simpul logistik akan terbentuk alami, memangkas biaya distribusi, dan membuka peluang ekonomi baru,” tegas Ulwan.
Integrasi konektivitas ini diharapkan semakin memperkuat peran pelabuhan, bandara, dan jalur antar-pulau, sehingga menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan pembangunan di seluruh penjuru Maluku.(CP-01)