Longboat Mati Mesin di Perairan Hatta-Banda Besar, 20 Penumpang Selamat
AMBON,CENGKEPALA.COM – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap kapal longboat yang mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Hatta dan Desa Dender, Kabupaten Maluku Tengah, berakhir dengan hasil positif. Seluruh 20 orang penumpang dinyatakan selamat dan sudah melanjutkan perjalanan dengan aman.
Kejadian bermula pada Sabtu pagi, 6 Juni 2026 sekitar pukul 08.15 WIT, ketika kapal yang berlayar dari Pulau Hatta menuju Banda Besar mengalami gangguan pada mesinnya. Informasi ini diterima Pos SAR Banda pukul 08.27 WIT dari Bapak Fardy, yang kemudian melaporkan kondisi kapal dan jumlah penumpang.
Tim SAR Gabungan segera disiapkan dan bergerak menggunakan kapal RIB menuju lokasi pada koordinat 33’39.33″S – 129°59’43.77″ E, berjarak sekitar 7,14 mil laut dari Pos SAR Banda. Namun sebelum tiba di lokasi, tepatnya pukul 09.29 WIT, diterima kabar terbaru bahwa salah satu mesin kapal berhasil diperbaiki dan dapat dijalankan kembali.
Berdasarkan keterangan yang dikonfirmasi langsung, kapal tersebut kemudian berlayar mandiri menuju Pelabuhan Rakyat Banda Besar. Seluruh penumpang tiba dengan selamat dan selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju Ambon dengan menaiki kapal KM Labobar.
“Kami memastikan seluruh 20 orang penumpang dalam keadaan sehat dan selamat. Mereka juga menyampaikan apresiasi atas tanggapan cepat tim SAR meski akhirnya dapat memperbaiki mesin sendiri,” ujar Koordinator Pos SAR Banda.
Berikut daftar penumpang yang dinyatakan selamat:
1. Marlin (Nahkoda) – Laki-laki2. Hajan Narsum – Laki-laki3. Samion – Laki-laki4. Iky – Laki-laki5. La Oma – Perempuan6. Hadija – Perempuan7. Onco Bram – Laki-laki8. Wa Au – Perempuan9. Bang Sur – Laki-laki10. Nisba – Perempuan11. Wati – Perempuan12. Yanti – Perempuan13. Ayu – Perempuan14. Dimas – Laki-laki15. Tiara – Perempuan16. Vira – Perempuan17. Imam – Laki-laki18. NN – Perempuan19. NN – Perempuan20. NN – Laki-laki
Operasi ini melibatkan Pos SAR Banda, TNI AL, dan Polair Banda dengan peralatan RIB dan kendaraan penunjang. Kondisi lapangan saat itu cerah berawan, angin 21 knot, dan gelombang setinggi 2,5 meter.
Karena seluruh penumpang ditemukan dalam keadaan selamat, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing. (CP-01)