Cengkepala

Ely Toisutta Santuni Anak Yatim pada Peringatan Hari Asyura 1448 Hijriah

Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, menggelar kegiatan berbagi bersama puluhan anak yatim piatu dalam rangka memperingati Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Ambon, kawasan Karang Panjang, Rabu (25/6).

Selain diikuti anak-anak yatim piatu, kegiatan tersebut juga dihadiri anggota majelis taklim yang mengikuti kajian keislaman yang disampaikan oleh KH. Habis Rifqi Al Hamid. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan materi mengenai makna dan keutamaan Hari Asyura dalam ajaran Islam.

Dalam sambutannya, Ely Toisutta mengatakan bahwa peringatan Hari Asyura menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yatim.

“Hari Asyura mengajarkan kita tentang nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Karena itu, kami ingin menjadikan momentum ini sebagai sarana berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Kota Ambon,” ujar Ely.

Ia berharap kepedulian terhadap anak yatim tidak hanya diwujudkan pada peringatan hari besar keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi menjadi budaya sosial yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga dan perhatikan bersama,” katanya.

Dalam tausiyahnya, KH. Habis Rifqi Al Hamid menjelaskan bahwa Hari Asyura diperingati setiap 10 Muharram dan merupakan salah satu hari yang memiliki keutamaan dalam Islam. Ia menyampaikan bahwa Muharram termasuk dalam empat bulan yang dimuliakan sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.

“Dari dua belas bulan dalam setahun, ada empat bulan yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Muharram adalah salah satunya. Bulan ini memiliki banyak keutamaan dan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Hari Asyura berkaitan dengan sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam, termasuk diselamatkannya Nabi Musa AS dari kejaran Firaun. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah, termasuk menjalankan puasa sunah Asyura.

“Momentum Asyura hendaknya menjadi sarana meningkatkan ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Selain memperbanyak ibadah, umat Islam juga dianjurkan memperkuat kepedulian sosial kepada sesama,” tuturnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Asyura 1448 Hijriah di Kota Ambon.

Views: 0