Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Pemkot Ambon Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
Ambon, CENGKEPALA.COM – Guna menjaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta meningkatkan daya beli masyarakat, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan pokok, baik di tingkat produsen maupun konsumen.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon, Muhammad Abdul Aziz, menjelaskan bahwa program GPM ini melibatkan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Mulai dari petani, peternak, kelompok tani (poktan/gapoktan), asosiasi, distributor pangan, hingga Perum BULOG.
“Kegiatan gerakan pangan murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan ini dapat dilaksanakan oleh pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga pelaku usaha. Sumber pasokan pangan kami melibatkan seluruh pihak terkait untuk memastikan ketersediaan komoditas,” ujar Abdul Aziz.
Kota Ambon sendiri menjadi salah satu prioritas pelaksanaan program ini. Secara nasional, sasaran lokasi GPM mencakup 38 ibu kota provinsi dan diprioritaskan pada 150 kabupaten/kota yang menjadi barometer inflasi atau Indeks Harga Konsumen (IHK).
Sasaran utama dari manfaat program ini adalah seluruh masyarakat di sekitar lokasi pelaksanaan.Masyarakat Kota Ambon dapat memanfaatkan pasar murah ini yang akan bergulir di beberapa wilayah kecamatan dari tanggal 15 hingga 22 Juli 2026.
Berikut adalah jadwal dan lokasi lengkap pelaksanaan GPM di Kota Ambon:Rabu, 15 Juli 2026: Halaman Kantor Negeri Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon.Kamis, 16 Juli 2026: Halaman Kantor Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon Baguala.Senin, 20 Juli 2026: Halaman Kantor Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan.Selasa, 21 Juli 2026: Halaman Mesjid Nurul Mujahidin, Jalan Permi (Belakang RST, Kelurahan Silale), Kecamatan Nusaniwe.Rabu, 22 Juli 2026: Halaman Mesjid Nurulnissa, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau.
Komoditas yang dihadirkan dalam GPM ini dibagi menjadi dua kategori. Pertama, komoditas segar langsung dari petani/peternak seperti cabai merah keriting, cabai rawit merah, tomat, bawang merah, bawang putih, dan sayur segar. Kedua, komoditas olahan dan pokok yang disediakan oleh distributor dan BULOG, seperti beras SPHP, gula konsumsi, telur ayam ras, minyak goreng, dan ikan dari Dinas Perikanan Kota Ambon.
Pemerintah Kota Ambon memastikan harga jual dalam gerakan ini berada di bawah harga pasar guna meringankan beban ekonomi masyarakat. Berikut adalah daftar harga komoditas yang tersedia di lokasi GPM:Beras SPHP: Rp 60.000 / 5 Kg, Minyak Goreng: Rp 17.000 / Liter, Gula Pasir: Rp 17.000 / Kg, Telur Ayam: Rp 40.000 / Rak, Ikan Segar: Rp 15.000 / Kg, Bawang Merah: Rp 25.000 / Kg, Bawang Putih: Rp 25.000 / Kg, Cabai Rawit: Rp 40.000 / Kg, Cabai Keriting: Rp 35.000 / Kg, Tomat: Rp 15.000 / Kg, Sayur Segar (Bayam, Sawi, Kangkung): Rp 5.000 / Ikat.
Melalui penyediaan pangan dengan harga terjangkau ini, Pemkot Ambon berharap dapat menekan laju inflasi daerah sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik selama sepekan ke depan. (CP-01)