Cengkepala

Gelar Raker, INKINDO Maluku Perkuat Peran Konsultan Lokal Dalam Pembangunan 

AMBON ,CENGKEPALA.COM – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Maluku resmi menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 , yang berlangsung di zest Hotel , Ambon, Rabu (15/7). Forum ini menjadi tonggak penting penyusunan arah kebijakan organisasi untuk periode empat tahun ke depan.

Mengusung tema “Berkolaborasi, Bersinergi, Profesionalisme INKINDO Maluku yang Maju dan Inklusif”, pertemuan ini dihadiri 62 anggota inti serta sejumlah pihak terkait. Ketua Panitia Pelaksana Jemris Salawe menjelaskan, seluruh keputusan yang dihasilkan nantinya akan menjadi pedoman resmi dalam menjalankan roda organisasi.

“Kegiatan ini juga terlaksana berkat dukungan dari berbagai sponsor dan mitra kerja kami,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut senior DPP Inkindo Maluku , Zeth Sahuburua , Senior DPP Inkindo Sulsel yang juga calon Ketua Inkindo 2026-2030, Satria Madjid , Serta sejumlah pimpinan DPD Inkindo lainnya.

Lewat kesempatan tersebut , Ketua DPP INKINDO Maluku, David Sahupala, menegaskan posisi organisasinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam hal perencanaan hingga pengawasan pembangunan infrastruktur. Ia menyampaikan pesan khusus yang disampaikan Gubernur Maluku, yakni adanya ruang seluas-luasnya diberikan kepada pelaku usaha dan tenaga ahli asal daerah.

“Beliau ingin putra-putri Maluku menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri, bukan sekadar penonton,” tegas David.

Di tengah tantangan kondisi ekonomi saat ini, ia meminta seluruh anggota tidak menurunkan standar kualitas kerja. “Justru di masa sulit, profesionalisme menjadi nilai yang makin dijunjung tinggi,” tambahnya.

David juga mencatat kebanggaan karena INKINDO Maluku menjadi salah satu wilayah pertama yang segera menyelenggarakan Musyawarah Daerah sesuai aturan, maksimal enam bulan setelah pelaksanaan Musyawarah Nasional. Ia mengajak seluruh elemen organisasi tetap bersatu. “Kebersamaan adalah kunci agar kita bisa memberi manfaat nyata bagi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan Asisten II Setda Provinsi Maluku, Kasrul Selang dikatakan, Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi langkah ini. Dikemukakan, tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan menuntut kerjasama erat agar terwujud infrastruktur yang kokoh, merata, dan berkelanjutan.

Pemerintah kemudian menyampaikan tiga arahan utama bagi para konsultan. Pertama, mempererat kerja sama antarlembaga untuk mempercepat konektivitas antarpulau. Kedua, terus meningkatkan kompetensi, sertifikasi, serta integritas—terutama menghadapi kemajuan teknologi dan konsep pembangunan hijau—agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Ketiga, pembangunan harus bersifat inklusif hingga menjangkau wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Perencanaan pun diharapkan menggabungkan nilai kearifan lokal, ramah lingkungan, dan sesuai dengan karakter masyarakat kepulauan.

Pemerintah Provinsi pun berharap rapat kerja ini melahirkan program yang nyata dan mudah diterapkan. Pintu komunikasi tetap terbuka lebar bagi INKINDO untuk menyumbangkan gagasan maupun kajian teknis demi kemajuan Maluku.(CP-01)

Views: 6