Portal Berita Terkini Kebanggaan Orang Maluku

Berbasis Pemberdayaan, Minyak Kayu Lawang Laturake Bisa Jadi Percontohan di Maluku

Berbasis Pemberdayaan, Minyak Kayu Lawang Laturake Bisa Jadi Percontohan di Maluku

Ambon, cengkepala.com – Sebagaimana amanat serta semangat dikucurkannya Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) kepada masyarakat, yang harusnya dimanfaatkan bukan hanya untuk pembangunan infrastrukur saja. Akan tetapi anggaran tersebut juga harus dimanfaatkan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Di desa Laturake, kecamatan Taniwel kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) berhasil meng-koparasi-kan dua program sekaligus yakni pembangunan infrastruktr dan pemberdayaan masyarakat. Selain berhasil dengan sejumlah program fisik, desa Laturake mampu mengolah tanaman lokal bernilai ekonomis berbasis pemberdayaan.

Batang pohon kayu lawang kering yang siap di olah.** Foto/cengkepala.com

Desa Laturake adalah salah satu desa pegunungan di kecamatan Taniwel. Dengan geografis dan sumber daya alam yang mumpuni, masyarakat setempat memanfaatkan sejumlah potensi yang ada. Dibawah kendali Kepala Desa/Raja Laturake, Thomas Andre Mawene dan staf saniri desa, Pohon Lawang yang tumbuh liar di lingkungan tersebut dimanfaatkan menjadi Minyak Lawang khas Laturake.

Yanto Supalatu ketua kelompok pemberdayaan masyarakat Minyak Lawang mangaku, minyak yang diolah secara tradisonal oleh kelompoknya di Laturake mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Berkat kucuran anggaran melalui ADD/DD yang diberikan desa terhadap kelompoknya, produksi minyak tersebut semakin menggeliat.

“Sebelum ada ADD/DD, minyak ini hanya diambil seperlunya saja. Kalau ada saudara yang sakit baru minyak ini di ambil. Kalau tidak sakit ya tidak di ambil. Tidak sedikitpun katong (kita) berfikir minyak ini nanti akan bernilai uang (ekonomis) saat itu,” akui Sopalatu kepada wartawan Laturake pekan kemarin.

Proses penyulingan sederhana. Alat ini adalah bantuan dari desa oleh kelompok pemberdayaan.** Foto/Cengkepala.com

Supalatu menjelaskan, setelah adanya pemberdayaan ini baru minyak ini dibuat sebanyak-banyaknya untuk dijual kepada masyarakat pesisir se-kabupaten SBB bahkan di jual di tokoh oleh-oleh khas Maluku di kota Ambon.

Supalatu juga menambahkan, Minya Lawang Laturake telah diikutkan dalam pameran-pamarean daerah maupun nasional. Terkahir pada perayaan Pesparawai di SBB tahun 2017, stan desa Laturake dipenuhi minyak Lawang dengan baju adat dari kulit kayu.

Minyak dari pohon Lawang memang sudah dikenal luas atas khaistanya. Pohon lawan dengan bahasa latin cinnamomum culilaban memang lumayan sulit ditemui dipegunungan pulau seram. Naumun di wilayah kecamatan Taniwel dapat ditemui Meski agak sulit mencapai serta mengabil jenis pohon ini. Masyarakat desa laturake punya cara sendiri menemukan jenis pohon tersebut.

Terkenal dengan Minyak Lawang, desa Laturake jadi peserta dalam pameran budaya di kota Piru kabupaten SBB.** Foto/Cengkepala.com

“Memang tidak semua hutan pulau Seram ada pohon Lawang. Di Taniwel bisa katong (Kita) dapat. Tapi butuh kesabaran dan perjuangan ekstra,” aku Supalatu.

Perihal spesifik pohon Lawang, Supalatu menjelaskan, Pohon Kayu Lawang memiliki proses pertumbuhan yang bisa dibilang cukup lama yakni 15 tahun sebekum akhirnya siap untuk diolah. Tentu membutuhkan waktu lama untuk memelihara tanaman tersebut, namun khasiat yang didapat juga sebanding.

Kayu Lawang Laturake Dipercaya Sembuhkan Penyakit Hati/Liver.***

Hati adalah salah satu komponen penting dalam tubuh. Kayu Lawang dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan hati. Di era modern ini konsumsi makanan yang instan dan cepat saji membuat tubuh kita sangat rentan dengan zat-zat yang berbahaya. Oleh karena itu kita harus selalu menjaganya. Apalagi hepatitis merupakan salah satu penyakit yang sangat rawan dan bisa menyebabkan kematian apabila sudah mencapai kondisi tertentu. Oleh karena itu untuk menanggulanginya kita harus menjaga kesehatan hati kita.

Apabila sudah terlanjur terjadi kerusakan, Pohon Lawang bisa dijadikan salah satu obat yang mampu menawar racun dalam hati. Sebagaimana yang dijelakan Yanto Sopalatu, kayu lawang direbus dan dicampur gula batu untuk menawar rasa pahit didalamnya. Selain itu khasiat kayu lawang juga bisa menyembuhkan wasir, diabetes, dan juga gangguan penyakit lainnya yang bisa membahayakan tubuh.** (RUL/DK)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
about

Cengkepala.Com merupakan Portal Berita Terkini yang memuat berita-berita pilihan yang disediakan dalam sejumlah Rubrik.

Cengkepala.Com merupakan salah satu Service dari Tera Indo Pratama untuk  para client.

Our Service
  • Download Aplikasi Ojek Online
  • Daftar Ojek Online
  • Daftar Toko Online
  • Daftar Mobil Online
  • Jasa Pembuatan Website
  • Jasa Pembuatan Aplikasi 
  • Jasa Pasang Iklan

© 2017 – Tera Indo Pratama. All Rights Reserved.

error: Content is protected !!