Cengkepala

IMI Kota Ambon Gelar Drag Race & Drag Bike Setelah 11 Tahun Vakum

AMBON, CENGKEPALA.COM – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Ambon resmi akan menggelar ajang balap kecepatan Drag Race dan Drag Bike di Sirkuit Transit Paso, pada 17 hingga 19 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Ekano Racing Family, menjadi ajang resmi balap otomotif pertama setelah vakum selama 11 tahun di kota ini.

Ketua IMI Kota Ambon, Harry Putra Far-Far, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan fasilitasi organisasi bagi seluruh pegiat dan pecinta otomotif di Maluku. Tujuan utamanya adalah menyalurkan hobi anak muda ke jalur resmi sekaligus menekan maraknya balap liar yang belakangan ini marak terjadi.

“Ini kerinduan masyarakat. Terakhir kali ada event serupa di Ambon sudah 11 tahun lalu. Kami berharap wadah resmi ini bisa menampung bakat dan minat pacu kendaraan secara aman dan tertib,” ujar Harry saat memberikan keterangan pers, Sabtu (13/6/2026).

Ajang ini memperebutkan dua piala utam, Piala Ketua KONI Kota Ambon, Bodewin Wattimena untuk juara umum Drag Race (balap mobil), dan Piala Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar untuk juara umum Drag Bike (balap motor). Dukungan penuh sudah didapat dari Ketua Koni Kota Ambon yang juga Pembina IMI sekaligus Wali Kota Ambon serta pimpinan DPRD, yang sebelumnya telah melakukan audiensi dan menyepakati jadwal pelaksanaan.

Saat ini lanjutnya, panitia tengah mengurus dua izin utama yakni izin keramaian ke Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, serta rekomendasi teknis dari IMI Provinsi Maluku. Dokumen perizinan dipastikan akan segera diterbitkan karena koordinasi sudah berjalan lancar.

Far-far menjelaskan , Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 5 Juni hingga 31 Juni 2026 dan lokasi di sekretariat berada di Desa Hative Besar. Tersedia dua kelas kompetisi, yaitu kelas khusus peserta lokal Maluku dan kelas Open yang terbuka untuk peserta dari luar daerah. Antusiasme masyarakat dinilai sangat tinggi, ditandai dengan aktifnya klub-klub otomotif mendaftar dan mengikuti sesi latihan resmi setiap Minggu sepanjang bulan Juni, pukul 13.00–17.00 WIT di lokasi sirkuit.

Selain ajang balap, acara ini juga menampung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). IMI berharap kehadiran pengunjung dapat menggerakkan roda perekonomian warga sekitar lokasi.

Dari sisi teknis, standar keamanan dan perlombaan dijamin sesuai aturan nasional. Tim pengecekkan kendaraan akan terdiri dari tenaga bersertifikasi oleh IMI Maluku, kemudian Penilaian kategori mobil mengacu pada standar waktu dan spesifikasi, sedangkan kategori motor sepenuhnya berpedoman pada regulasi resmi organisasi.

“Kami berharap dukungan dari aparat, pemerintah desa, dan seluruh warga sekitar terus terjalin. Ini awal sejarah baru bagi otomotif Ambon, agar kegiatan resmi seperti ini bisa rutin digelar setiap tahun,” tutup Harry Putra Far-Far.(CP-01)

Views: 2