Musda II Kosgoro 1957 Maluku Dibuka, Fokus Jaga Stabilitas dan Dorong Ekonomi Kerakyatan
AMBON,CENGKEPALA.COM – Musyawarah Daerah (Musda) II Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Maluku resmi dibuka , Jumat, (24/4/26) yang berlangsung di Zest Hotel, Ambon. Acara ini mengusung tema “Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global”.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Dr. Dave Akbarshah Fikarno Laksono, M.E., didampingi Sekjen Dr. M. Sabil Rachman dan Bendahara Umum Dr. Ir. Hj. Sari Yulianti, M.T.
Turut hadir pula unsur Forkopimda, Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur G. Watubun, perwakilan TNI dan Polri, serta jajaran pengurus Partai Golkar dan ormas lainnya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Alham Valeo, menyampaikan bahwa Musda ini menjadi momentum evaluasi organisasi dan penyusunan program kerja ke depan. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara meski di tengah tantangan ekonomi global.
“Musda ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wadah kaderisasi untuk melahirkan pemimpin masa depan yang siap menghadapi berbagai dinamika,” ujar Alham.
Sementara itu, Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Maluku, Ely Toisutta, menegaskan bahwa organisasi ini memiliki peran strategis sejak lama dalam menjaga stabilitas nasional dan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, di tengah ketidakpastian zaman, Kosgoro harus tetap solid, adaptif, dan relevan tanpa meninggalkan jati diri.
“Stabilitas adalah fondasi utama pembangunan. Kosgoro harus hadir memberikan kontribusi nyata, bersinergi dengan pemerintah, dan memperkuat ekonomi kerakyatan,” tegas Ely.
Hal senada disampaikan Ketua Harian DPD Partai Golkar Maluku, Ridwan Marasabessy, yang menekankan pentingnya persatuan internal dan fokus pada pengembangan UMKM sebagai pilar kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Sekretaris Kota Ambon, Roberth Sapulette, yang mewakili Wali Kota, menyambut baik tema yang diangkat. Ia menyoroti potensi kelautan Maluku yang perlu dimaksimalkan menjadi basis ekonomi yang berkeadilan.
“Kita butuh sinergi kuat untuk menjawab tantangan infrastruktur dan logistik, agar potensi laut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Sapulette.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Maluku, Dominggus Nicodemus Kaya, yang mewakili Gubernur, menyatakan dukungan penuh terhadap program Kosgoro. Pemerintah daerah berharap organisasi ini terus menjadi motor penggerak perubahan, khususnya dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Ketua Umum Kosgoro 1957, Dave Laksono, memaparkan sejarah panjang perjuangan organisasi yang didirikan oleh Mas Isman. Ia mengajak seluruh kader untuk terus bertransformasi, bekerja tulus, dan siap berkontestasi dalam kancah politik demi kepentingan rakyat.
Dave juga menyinggung potensi besar Maluku di sektor perikanan, migas, dan pariwisata yang harus didukung dengan stabilitas keamanan dan persatuan. Ia pun mengapresiasi kepemimpinan Ely Toisutta yang kembali dipercaya memimpin Kosgoro Maluku.
Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan talk show bertema “Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kelautan di Maluku” guna menggali gagasan strategis pembangunan daerah.(CP-01)