Pastikan Ketersediaan Bapok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: Wawali Toisutta Pimpin Sidak Distributor
Ambon, CENGKEPALA.COM– Masyarakat Kota Ambon dapat bernapas lega. Menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri 1447 H/2026 M, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, memastikan ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman. Penegasan ini disampaikan setelah Toisutta memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor bahan pangan utama.
Sidak yang melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, serta perwakilan TNI dan Polresta Ambon,,Rabu (25/2/2026) ini ,bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang cukup, aman, dan harganya terkendali bagi masyarakat. Dari hasil pemantauan di Distributor Ayam Sehat di Talake, Perusahaan Perdagangan Indonesia, Bintang Cemerlang Sejati, Perum Bulog di Halong, Gudang CV Gema Rejeki, dan Gudang CV. 51 di Passo, komoditas seperti beras, minyak goreng, bawang, terigu, dan margarin dilaporkan dalam kondisi stok aman. Ketersediaan ini diperkirakan mencukupi untuk dua hingga tiga bulan ke depan.
“Inilah harapan kami, agar tim benar-benar memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan harga bisa terkendali,” ujar Toisutta kepada wartawan, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan.
Selain ketersediaan, aspek penting lain yang menjadi fokus Wakil Wali Kota adalah akurasi timbangan. Ia menekankan perlunya pengecekan tera timbangan secara tahunan untuk menghindari potensi kerugian konsumen akibat pergeseran takaran. Toisutta secara khusus meminta Disperindag untuk melakukan pengawasan ketat terhadap timbangan di distributor besar.
Kepala Disperindag Kota Ambon, Herman Tetelepta, menjelaskan bahwa sidak ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya di Ruang Rapat Vlissingen, guna memverifikasi data distributor secara langsung di gudang. Mengenai timbangan, Herman mengakui masih ada beberapa yang belum ditera untuk tahun 2026, namun akan segera diselesaikan mengingat masih awal tahun. Ia juga mengharapkan inisiatif pelaku usaha untuk membawa timbangan mereka ke kantor Disperindag untuk tera ulang demi memastikan keakuratan.
Toisutta menegaskan, pemerintah tidak akan mentolerir praktik penimbunan atau kenaikan harga secara sepihak. “Apabila ditemukan pedagang yang menaikkan harga secara sepihak atau melakukan penimbunan bahan pokok, maka akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku bersama tim dari kepolisian dan kejaksaan,” ancamnya.
Untuk lebih menjamin akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau, Pemerintah Kota Ambon juga merencanakan operasi pasar satu hingga dua kali sebelum Idulfitri. Selain itu, Pasar Murah akan digelar pada tanggal 3, 4, dan 5 di empat kecamatan: Nusaniwe, Sirimau, Baguala, dan Teluk Ambon. Masyarakat yang telah menerima kupon melalui camat, lurah, maupun kepala desa dapat memanfaatkannya untuk pembelian kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.(CP-02)