Cengkepala

SMK N 6 Ambon Gelar Ujian Berbasis Komputer, Persiapkan Lulusan Berdaya Saing Global  

AMBON ,CENGKEPALA.COM – Hari ketiga pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer di SMK Negeri 6 Ambon berjalan lancar dan kondusif. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Ambon, Eduard Luturmas, di ruang kerjanya , Rabu (15/4/26). Ujian berbasis komputer ini menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kualitas pendidikan dan mempersiapkan lulusan yang siap bersaing.

Luturmas mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran ujian yang telah berlangsung hingga hari ketiga. Ia juga mengapresiasi insan pers yang selalu memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam hal edukasi dan sosialisasi kepada publik.

“Patut disyukuri, pelaksanaan ujian berlangsung dengan baik dan sampai hari ini masih berjalan lancar. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak,” ujar Luturmas.

Ia menjelaskan , Sebanyak 193 peserta ujian dari 6 jurusan di SMK Negeri 6 Ambon mengikuti ujian ini. Jurusan tersebut meliputi desain komunikasi visual (80 orang), layanan kesehatan (45 orang), pekerjaan sosial (12 orang), teknik laboratorium medik (11 orang), farmasi klinis dan komunitas (19 orang), serta akuntansi dan keuangan lembaga (24 orang).

Dari jumlah tersebut, 3 peserta tidak dapat mengikuti ujian karena sejak awal tidak terlibat dalam praktik kerja lapangan dan ujian kompetensi keahlian. “Sekolah telah berupaya menghubungi keluarga, namun keputusan etis dari keluarga dan anak tersebut harus kami hargai,” jelas Luturmas, menambahkan bahwa 190 peserta aktif mengikuti ujian.

Lanjutnya , Ujian terbagi dalam 3 sesi dengan 3 ruangan berbeda, mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIT. Untuk mendukung kelancaran ujian, disiapkan 75 unit komputer. SMK Negeri 6 Ambon juga menjalin kemitraan dengan SMP 10, di mana keduanya saling meminjam fasilitas komputer untuk menunjang kelancaran ujian. “Fasilitas kami masih terbatas, jadi kolaborasi ini sangat membantu,” kata Luturmas.

Selain itu dikatakannya , Sistem pengawasan ujian di sekolah ini bersifat mandiri, sesuai dengan kebutuhan yang disepakati oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Setiap ruangan dilengkapi dengan panitia pengawas, proktor, dan teknisi. Hingga saat ini, tidak ada kendala baik terkait fasilitas internet dan listrik, bahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan PLN dan Telkom agar pelaksanaan ujian dapat berlangsung dengan baik. Dimana ujian akan berakhir pada 24 April, dan hasil akan diumumkan pada awal Mei setelah perampungan nilai.

Mengenai soal ujian, Luturmas menjelaskan bahwa sesuai kesepakatan rapat MKKS, soal dibuat oleh sekolah sendiri untuk memastikan relevansi dengan materi yang diajarkan.

Luturmas berharap agar pelaksanaan ujian ini tidak hanya dianggap sebagai formalitas, melainkan sebagai potret gambaran kualitas pendidikan. Ia menekankan pentingnya peran serta semua pihak, termasuk Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku.

“Ujian ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua untuk melihat dan meningkatkan kualitas pendidikan. Evaluasi seperti tes kemampuan akademik dan ujian akhir ini menjadi alat ukur penting,” tegasnya.

Ditambahkannya , SMK Negeri 6 Ambon tidak hanya fokus pada ujian, tetapi juga mempersiapkan lulusannya untuk jenjang lebih tinggi dan dunia kerja. Sejumlah peserta ujian telah mengikuti seleksi nasional di perguruan tinggi ternama seperti Universitas Indonesia, UGM, dan kampus di Makassar serta Bandung.

Lebih membanggakan lagi katanya , sekitar 8 lulusan siap mengikuti program magang di Jepang untuk jurusan pekerjaan sosial, kesehatan, dan multimedia. Luturmas menyebut bahwa ini merupakan tahun kedua program magang ke Jepang, dan saat ini sudah ada 9 alumni yang berada di Jepang, serta 1 alumni di Jerman dan Rusia.

“Ke depan, kami akan terus berupaya berkolaborasi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki peluang studi dan kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Ini menjadi komitmen kami,” pungkas Luturmas.(CP-01)

Views: 3