Cengkepala

OJK Maluku Dorong Sektor Keuangan Perkuat Akses dan Literasi Masyarakat

AMBON, CENGKEPALA.COM– Perekonomian Maluku tumbuh 5,31% (yoy) pada Triwulan II 2026, melampaui angka nasional 5,29%. Didorong sektor pertanian, administrasi pemerintahan, dan perdagangan, OJK Provinsi Maluku memandang ini sebagai momentum untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Perbankan terus tumbuh. Kredit perbankan mencapai Rp20,79 triliun (+5,84% yoy), kredit UMKM Rp6,31 triliun, dan penyaluran KUR Rp649,58 miliar kepada 12.148 debitur. Perbankan syariah tumbuh jauh lebih cepat — pembiayaan naik 24,26% yoy dengan kualitas yang tetap terjaga. Minat investasi di pasar modal juga meningkat, jumlah investor bertambah 43,99% yoy.

Dari hasil SNLIK 2026, Indeks Literasi Keuangan Maluku 63,87% dan Inklusi Keuangan 87,59%. OJK menilai perluasan akses harus beriringan dengan penguatan literasi. Hingga Juli 2026, OJK Maluku telah menjangkau ±8.500 orang melalui 76 kegiatan edukasi keuangan. Akses layanan juga diperluas melalui 7.316 agen Laku Pandai, 117.636 merchant QRIS, serta program TPAKD yang menyesuaikan kebutuhan daerah.

Pelindungan konsumen tetap diperkuat. Masyarakat diimbau waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, tercatat 116 laporan di Maluku sepanjang semester I 2026.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, Kamis (13/8/26) menyampaikan,Pertumbuhan ekonomi Maluku yang berada di atas nasional ini adalah momentum yang harus dijaga bersama. Sektor jasa keuangan tidak boleh hanya hadir di pusat kota — harus semakin dekat hingga ke negeri, desa, wilayah pesisir, daerah 3T, serta kelompok UMKM, nelayan, petani, dan pelajar. Pertumbuhan ekonomi harus diiringi perluasan akses keuangan, peningkatan literasi, dan penguatan pelindungan konsumen.

” OJK akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, TPAKD, dunia pendidikan, dan media untuk membangun ekosistem keuangan yang sehat, inklusif, berintegritas, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Maluku dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” tandasnya.(CP-01)

Views: 0